Cari Artikel

 

Referensi Islam

media

Media Kajian

Sarana belajar Agama Islam melalui video dan audio kajian dari Asatidz Indonesia yang bermanhaj salaf...
 
artikel

E-book Islami

Bahan bacaan penambah wawasan berupa artikel online maupun e-book yang bisa diunduh.
offline

Download

Beberapa bahan bacaan yang dapat dimanfaatkan secara offline....
  • Ahlan Wasahlan

    Ahlan Wasahlan

    Selamat datang di Al-Qur'an Sunnah dot com, situs alternatif penyedia informasi Agama Islam yang bermanhaj Salaf, Insya Alloh...
    Jika antum menemukan kesalahan, mohon kiranya untuk mengingatkan kami...
    Kami sampaikan Jazaakumullohukhoiron atas silaturahmi antum wabarokallohufiikum...
    Read More
  • Al-Qur'an Karim

    Al-Qur'an Karim

    Al-qur'an adalah firman Allah Subhaanahuwata'aala. Muncul dari zat-Nya dalam bentuk perkataan yang tidak dapat digambarkan.
    Diturunkan kepada Rasul-Nya dalam bentuk wahyu.
    Orang-orang mukmin mengimaninya dengan keimanan yang sebenar-benarnya. Mereka beriman tanpa keraguan... Read More
  • Media Kajian

    Media Kajian

    Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullah berkata,"Karena hati itu diciptakan untuk diketahui kegunaannya...
    maka mengarahkan penggunaan hati (yang benar) adalah (dengan cara menggunakannya untuk) berfikir dan menilai…”.
    Itulah dzikrullah dan tha’atullah, sebagai kunci utama untuk membuka hati seseorang dalam merealisasikan kepuasan hati... Read More
  • Haji dan Umrah

    Haji dan Umrah

    Ibadah haji adalah salah satu kewajiban dan salah satu ibadah yang paling mulia dalam Islam.
    Oleh sebab itu Allah Subhannahu wa Ta'ala menjadikannya sebagai salah satu rukun Islam
    yang dengannya Islam tetap tegak di muka bumi ini.... Read More
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • All
  • Artikel
  • Download
  • Kajian
  • Media
  • Default
  • Title
  • Date
  • Random
  • Alhamdulillah artikel yang telah terkumpul sejak tahun 2008, dapat menjadi alternatif sarana referensi Islam dari sumber yang benar. Biidznillah...
    Read More
    • Artikel
  • Al-qur'an yang merupakan firman Allah Subhaanahuwata'aala. Berisi ta'rif Al-Qur'an, kumpulan audio maupun image yang bisa didownload.
    Read More
    • Artikel
    • Download
    • Media
  • Media, Artikel dan Materi yang berkaitan dengan Haji dan Umrah. InsyaAllah sangat membantu bagi saudara-saudarakuku yang baru pertama kali berkunjung
    Read More
    • Artikel
    • Download
    • Media
load more hold SHIFT key to load all load all

29. Sikap Pasif Kaum Muslimin Dan Problematikanya

21 Okt 2011

Di antara sikap wala’ dan mahabbah karena Allah antar-umat Islam adalah seorang muslim harus mempedulikan urusan masyarakatnya secara umum dan mempedulikan urusan saudaranya sesama muslim secara khusus.

Rasulullah Shallallaahu alaihi wa Salam bersabda:
“Perumpamaan orang-orang mukmin dalam kecintaan, kasih sa-yang dan kelembutannya adalah bagaikan satu jasad. Manakala suatu anggota tubuhnya mengadu kesakitan, maka sekujur tubuhnya itu menanggungnya, tidak tidur malam dan demam.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

Ini adalah gambaran masyarakat muslim. Adapun gambaran antar-pribadi muslim adalah seperti yang disabdakan oleh baginda Rasul Shallallaahu alaihi wa Salam :
“Orang mukmin satu dengan mukmin lainnya bagaikan satu bangunan, yang sebagian menguatkan sebagian yang lain. Dan beliau merajutkan antara jari-jemarinya.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

Maka kewajiban kaum muslimin, baik secara individu maupun kelompok adalah memperhatikan berbagai problema yang ada di antara mereka, dan problema yang ada antara mereka dengan musuh-musuh mereka, sehingga mereka mau menjalin ukhuwah Islamiyah. Allah Subhannahu wa Ta’ala berfirman: “… sebab itu bertakwalah kepada Allah dan perbaikilah perhubungan di antara sesamamu …” (Al-Anfal: 1)

“Sesungguhnya orang-orang mukmin adalah bersaudara, karena itu damaikanlah antar-kedua saudaramu …” (Al-Hujurat: 10)

Dan hendaknya mereka memperhatikan jihad melawan musuh-musuh mereka. Allah Subhannahu wa Ta’ala berfirman: “Hai orang-orang yang beriman, perangilah orang-orang kafir yang di sekitar kamu itu, dan hendaklah mereka menemui kekerasan daripadamu, dan ketahuilah, bahwasanya Allah beserta orang-orang yang bertakwa.” (At-Taubah: 123)

Maksudnya ialah mempersiapkan diri sebelum berjihad dengan menyelesaikan berbagai problematika yang mengganjal, menyatukan barisan, memperbaiki kondisi dan mempersiapkan segala peralatan. Maka barangsiapa yang tidak mempedulikan problematika kaum muslimin, bahkan bersikap pasif, maka hal itu menunjukkan lemahnya iman, atau juga berarti bahwa dia itu munafik yang memberikan wala’ kepada kuffar.

Allah Subhannahu wa Ta’ala berfirman tentang orang-orang munafik: “(Yaitu) orang-orang yang menunggu-nunggu (peristiwa) yang akan terjadi pada dirimu (hai orang-orang mu’min). Maka jika terjadi bagimu kemenangan dari Allah mereka berkata: ‘Bukan-kah kami (turut berperang) beserta kamu?’ Dan jika orang-orang kafir mendapat keberuntungan (kemenangan) mereka berkata: ‘Bukankah kami turut memenangkanmu, dan membela kamu dari orang-orang mukmin?’.” (An-Nisa’: 141)

Allah Subhannahu wa Ta’ala menjelaskan bahwa sikap kaum munafik terhadap per-masalahan umat Islam adalah pasif, menunggu dan menonton siapa yang menang akan menjadi kawan. Adapun mukmin yang benar selalu memiliki karakter nasihat (kesetiaan), baik dalam ucapannya, amalnya dan kiprahnya dalam masya-rakatnya.

Rasulullah Shallallaahu alaihi wa Salam bersabda:
“Agama itu adalah nasihat (kesetiaan).” Beliau mengucapkan tiga kali. Kami bertanya, “Untuk siapa ya Rasulullah?” Beliau menjawab, “Untuk Allah, untuk RasulNya, untuk para pemimpin kaum muslimin dan kaum muslimin pada umumnya.” (HR. Muslim)

Demikianlah mudah-mudahan Allah Subhannahu wa Ta’ala memperbaiki kondisi umat Islam dengan meluruskan aqidah mereka, memperbaiki bangsa dan para pemimpin mereka, dan semoga menyatukan hati mereka serta membulatkan tekad mereka. Semoga shalawat serta salam tetap tercurah untuk Nabi kita Muhammad Shallallaahu alaihi wa Salam beserta keluarga dan sahabatnya. Amin

27. Hukum Meniru Kaum Kuffar, Macam-Macam Dan Dampaknya

21 Okt 2011

A. Hukumnya

Meniru kaum kuffar dalam hal-hal yang menjadi kekhasan mereka atau adat mereka adalah haram dan diancam dengan ancaman yang keras, karena itu merupakan bentuk wala’ kepada mereka. Padahal Rasulullah Shallallaahu alaihi wa Salam bersabda: “Barangsiapa bertasyabbuh (menyerupai) dengan suatu kaum maka ia termasuk dari mereka.” (HR. Ahmad, Abu Daud dan di-shahih-kan oleh Ibnu Hibban)

Kemudian keharamannya berbeda-beda menurut mafsadah (kerusakan) yang ditimbulkannya serta dampak-dampak yang disebabkan olehnya.

B. Macam-macamnya

Meniru dalam hal-hal yang menjadi ciri khas mereka terbagi menjadi beberapa bagian; ada yang kufur, ada yang mengarah kepada kekufuran atau kefasikan dan ada yang makksiat biasa.

Bagian Pertama: Meniru mereka dalam ajaran atau bagian dari agama mereka yang batil, seperti mendirikan bangunan di atas kuburan, atau mengkultuskan sebagian makhluk dengan menjadikannya sebagai tuhan-tuhan kecil di samping Allah dengan beri’tikaf di atas kuburan mereka, atau mentaati mereka dalam penghalalan dan pengharaman, serta menghu-kumi selain apa yang diwahyukan oleh Allah, ini adalah kufur kepada Allah atau merupakan wasilah yang menghantarkan kepada kekufuran.

Rasulullah Shallallaahu alaihi wa Salam melaknat orang Yahudi dan Nashrani karena mereka menjadikan kuburan-kuburan sebagai tempat-tempat ibadah. (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

Allah Subhannahu wa Ta’ala berfirman: “Mereka menjadikan orang-orang alim, dan rahib-rahib mereka sebagai tuhan selain Allah, dan (juga) mereka mempertuhankan Al-Masih putra Maryam …” (At-Taubah: 31)

Maka perbuatan mereka menjadikan para pendeta sebagai tuhan selain Allah Subhannahu wa Ta’ala adalah kufur. Sedangkan mendirikan bangunan di atas kuburan adalah penghantar kepada kekufuran.

Bagian Kedua: Meniru mereka dalam bid’ah-bid’ah yang mereka adakan dalam agama mereka dalam hari-hari raya yang batil, ini hukumnya adalah haram.

Bagian Ketiga: Meniru mereka dalam adat istiadat dan akhlak mereka yang buruk serta budaya mereka yang kotor, juga penampilan mereka yang tercela, seperti mencukur jenggot, mengumbar aurat dan lain sebagainya.
Ini adalah permasalahan yang sangat luas dan semua itu adalah haram hukumnya, termasuk dalam sabda Rasulullah Shallallaahu alaihi wa Salam, “Siapa yang bertasyabbuh dengan suatu kaum maka ia termasuk golongannya.”

Karena menyerupai mereka secara lahir menunjukkan wala’ mereka secara batin. Adapun hal-hal yang bukan menjadi ciri khas mereka, bahkan merupakan hal-hal milik bersama semua manusia, seperti mempelajari industri yang sangat bermanfaat, membangun kekuatan, memanfaat-kan apa yang dibolehkan Allah, semisal perhiasan yang telah dikeluarkan untuk para hambaNya, memakan hasil-hasil bumi yang baik; maka semua ini tidak disebut taqlid (meniru), bahkan termasuk ajaran agama kita.

Dan pada dasarnya ia adalah milik kita, sedangkan mereka dalam hal ini hanya mengikuti kita. Allah Subhannahu wa Ta’ala berfirman: “Katakanlah: ‘Siapakah yang mengharamkan perhiasan dari Allah yang telah dikeluarkanNya untuk hamba-hambaNya dan (siapa pulakah yang mengharamkan) rezki yang baik?’ Kata-kanlah: ‘Semuanya itu (disediakan) bagi orang-orang yang beriman dalam kehidupan dunia, khusus (untuk mereka saja) di Hari Kiamat’.” (Al-A’raf: 32)

“Dan siapkanlah untuk menghadapi mereka kekuatan apa saja yang kamu sanggupi …” (Al-Anfal: 60)
“Dan Kami ciptakan besi yang padanya terdapat kekuatan yang hebat dan berbagai manfaat bagi manusia, (supaya mereka mem-pergunakan besi itu) dan supaya Allah mengetahui siapa yang menolong (agama) Nya dan rasul-rasulNya padahal Allah tidak dilihatnya. Sesungguhnya Allah Mahakuat lagi Mahaperkasa.” (Al-Hadid: 25)

C. Beberapa dampak negatif taqlid

1. Taqlid kepada kuffar mengandung wala’ kepada mereka, karena menyerupai mereka dalam lahirnya menunjukkan rasa kecintaan kepada mereka dalam batinnya. Seandainya membenci mereka, tentu tidak mau menirunya.

2. Taqlid kepada kuffar menunjukkan kekagumannya kepada mereka dan apa yang ada pada mereka serta ketidaksenangannya kepada ajaran Islam dan penghinaannya kepada orang-orang Islam.

3. Taqlid kepada kuffar mengandung makna pengekoran kepada mereka dan peleburan syakhshiyah (kepribadian) umat Islam serta penghancuran eksistensi mereka.

4. Taqlid kepada kuffar melemahkan kaum muslimin dan menjadikan mereka bergantung kepada musuh-musuh mereka serta menjadikan mereka malas berproduksi, dan pada akhirnya senang meminta balas kasihan kepada orang-orang kafir, sebagaimana yang terjadi pada saat ini.

5. Taqlid kepada kuffar berarti ikut membantu mereka dalam menghidupkan dan mengembangkan bid’ah serta kemusyrikan mereka.

6. Taqlid kepada kuffar merusak agama kaum muslimin dengan terciptanya berbagai bid’ah dengan khurafat yang diambil dari agama kaum kuffar.

28. Bentuk-Bentuk Taqlid Kepada Kuffar Yang Buruk

21 Okt 2011

Yaitu melampaui batas dalam menyenangi dan menggandrungi perkara-perkara sepele yang tidak banyak artinya, dan menggelutinya sampai lupa kepada Allah, lalai dari ketaatan kepadaNya serta lalai dan meninggalkan amal usaha yang berguna bagi dunia dan agama-nya.

Mereka melakukan hal ini sebagai akibat dari kekosongan hidup yang dialaminya; hidup tanpa aqidah, tanpa ibadah dan tanpa kebajikan yang ditabungkan untuk akhirat. Mereka melakukan karena terpedaya dan terkecoh oleh bangsa-bangsa lain yang terus-menerus mengupayakan untuk menjauhkan mereka dari agama dan akhirat mereka.

Apapun yang memalingkan dari agama dan ibadah adalah haram hukumnya, sekali pun bernilai materi yang tinggi seperti harta kekayaan. Allah telah mengharamkan perbuatan menyibukkan diri dengan materi yang jauh dari akhirat. Allah Subhannahu wa Ta’ala berfirman: “Hai orang-orang yang beriman, janganlah harta-hartamu dan anak-anakmu melalaikan kamu dari mengingat Allah.” (Al-Munafiqun: 9)

Maka bagaimanakah dengan hal-hal yang tidak bernilai, tidak berharga dan tidak berfaedah?

Di antara hal-hal ini adalah sebagai berikut:

1. Apa yang mereka sebut sebagai dunia seni; seni suara, seni musik, seni tari, seni drama, dunia pentas dan panggung serta gedung-gedung bioskop yang banyak didatangi oleh orang-orang yang bingung, jauh dari jalan kebenaran dan jalan yang serius dalam kehidupan.

2. Menggeluti dunia gambar, fotografi, lukisan dan pembuatan patung-patung dan lain sebagainya yang mereka sebut-sebut sebagai seni yang indah.

3. Banyak di antara pemuda yang hidupnya mati-matian demi menggeluti beberapa cabang olah raga, sampai ia lupa kepada Allah, lupa ketaatan, menelantarkan shalat dan lupa kewajiban-kewajiban lain dalam rumah maupun sekolah. Semestinya yang lebih pantas bagi mereka adalah mengarahkan perhatian pada apa yang baik bagi umat dan tanah airnya serta berjuang untuk mencapai kemaslahatan dunia dan akhirat.

Di antara hal-hal tersebut di atas ada yang diharamkan dalam agama, ada pula yang dibolehkan sebatas tidak mengalahkan apa yang lebih bermanfaat daripadanya. Apalagi umat Islam dewasa ini sedang menghadapi berbagai macam tantangan dari para musuhnya. Tentu yang lebih utama adalah menghemat waktu dan kekuatan untuk menghadapi tantangan-tantangan ini, untuk memadamkan atau memperkecil pengaruh dan bahayanya. Orang-orang Islam sebenarnya tidak mempunyai waktu luang untuk bersantai-ria dengan segala macam hiburan itu. Dan Allah-lah tempat kita meminta pertolongan.

Artikel Pilihan

  • Do'a dan Dzikir
  • Online E-book
  • Ulama
  • Penting

Do'a dan Dzikir dua kata yang tidak terpisahkan dari kehidupan seorang muslim. Berdzikir kepada Allah merupakan kesibukan yang terbaik, dan cara yang paling utama bagi seorang hamba untuk mendekatkan diri kepada Allah yang Mahasuci dan Mahatinggi.

pagi petang

Dzikir Pagi dan Petang

Dzikir yang selayaknya dibaca setiap pagi setelah subuh dan petang sebelum maghrib.

 
doa sholat

Dzikir Setelah Sholat

Dzikir setelah Sholat yang benar sesuai contoh Rasulullah Sholallohu'alaihi wasallam.

Demikian juga do'a-do'a dalam sholat malam.

tidur

Do'a dan Dzikir sebelum Tidur

Beberapa dzikir dan do'a yang diamalkan sebelum tidur.

Dan beberapa do'a yang diambil dari Al-Qur'an.

 
*) Klik pada gambar untuk membuka link Read More

Online E-book dari beberapa kitab yang masyhur di kalangan penuntut ilmu, dalam bentuk chm online. Akan tetapi hanya bisa dibaca melalui perangkat komputer. Untuk membaca menggunakan handphone belum tersedia.

bulughul maram

Bulughul Maram

Kitab yang masyhur dari Ibnu Hajar al-'Asqalani rahimahullah.

 
syarhus sunnah

Syarhus Sunnah

Syarhus Sunnah: Kupas Tuntas Tentang Islam adalah Sunnah dan Sunnah adalah Islam.

Imam Abu Muhammad Al Barbahari rahimahullah.

kitab tauhid

Kitab Tauhid

Tiga jilid kitab yang dikarang oleh Dr. Shalih bin Fauzan bin Abdullah Al fauzan dan Team Ahli Tauhid.

Dan beberapa kitab lainnya...

 
Read More
biografi ulama

Ulama Ahlul Hadist

Berisi Ulama Ahlussunnah dari zaman sahabat hingga sekarang.

fatwa ulama

Biografi Ulama

Beberapa artikel tentang biografi ulama.

 
fatwa ulama

Fatwa Ulama

Beberapa fatwa ulama yang dapat dijadikan rujukan.

Rasulullah bersabda: “Barangsiapa yang berpendapat tentang Al-Qur’an dengan akal fikirannya dan ternyata benar maka dia telah salah”.

Kewajiban berfatwa dengan bersandarkan pada ilmu syari termasuk kaidah yang telah ditetapkan (oleh para ulama).

 

 

Read More

 

Kasyfu subhat

Kasyfu Syubhat

Kitab Kasyfu Syubuhat adalah kitab dalam masalah penetapan tauhid dan pengingkaran terhadap syirik dan penjelasan hakikat keduanya.

 
10 kunci rezeki

10 Kunci-kunci Rezeki

Pembuka Kunci-kunci Rezeki Berdasarkan kitab Al-Qur’an dan As-Sunnah.

 
bidah sesat

Bid'ahSesat

Berpegang teguh dengan Al-Kitab dan As-Sunnah adalah kunci keselamatan

dari terjerumusnya kepada bid’ah dan kesesatan.

pembatal islam

10 Pembatal IslamPembatal Islam

"Al-Qaulul Mufid fi Adillati At-Tauhid," sepuluh sebab yang menyebabkan batalnya keislaman seseorang.

Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab Al-Washabi.

 
Read More

Langganan Artikel

Hubungi Kami

  • Ahlan wasahlan... khusus bagi antum yang ingin memberikan saran, masukan, kritik dan nasehat yang membangun. Silakan tinggalkan pesan ... Read More
    Admin Al-Quran Sunnah
  • 1

Kajian Terbaru

Radio Dakwah

Klik 'tuk 'ndengerin radio online

banner_60_150

Video Kajian

Get the Flash Player to see this player.

Keluarkan Playerbox (pop up)

 

Video Kajian Lengkap

Tamu Online

Saat ini ada 311 tamu online.