Keutamaan Berdo'a diantara Adzan dan Iqamah

Keutamaan Berdo'a diantara Adzan dan Iqamah

Informasi Artikel ini:
Penulis: admin-alquransunnah
Dipublikasikan: 08 July 2023
Dibaca: 3512
  • Shahih Fadhail Amal
  • Fadhail Amal

Bab 1: Keutamaan Shalat

1.7 Keutamaan Berdo'a diantara Adzan dan Iqamah

Dari sahabat Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

لَا يُرَدُّ الدُّعَاءُ بَيْنَ الْأَذَانِ وَالْإِقَامَةِ

“Doa itu tidak tertolak (jika dipanjatkan di antara) adzan dan iqamah.” (HR. Abu Dawud no. 521, dinilai shahih oleh Syaikh Al-Albani)

📄 Penjelasan Singkat:

Dalam pandangan syariat, berdo'a termasuk ibadah yang berkedudukan tinggi. Karena, ia adalah penghubung antar, hamba dengan Rabbnya. Dalam berdoa, seorang hamba yang fakir memohon pada Rabbnya, seraya berharap dikabulkan hajatnya. Konteks ubudiyah atau penghambaan dalam berdoa ini sangat kental. Allah ﷻ berfirman:

وَاِذَا سَاَلَكَ عِبَادِيْ عَنِّيْ فَاِنِّيْ قَرِيْبٌ ۗ اُجِيْبُ دَعْوَةَ الدَّاعِ اِذَا دَعَانِۙ فَلْيَسْتَجِيْبُوْا لِيْ وَلْيُؤْمِنُوْا بِيْ لَعَلَّهُمْ يَرْشُدُوْنَ

Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu (Muhammad) tentang Aku, maka sesungguhnya Aku dekat. Aku Kabulkan permohonan orang yang berdoa apabila dia berdoa kepada-Ku. Hendaklah mereka itu memenuhi (perintah)-Ku dan beriman kepada-Ku, agar mereka memperoleh kebenaran. (QS Al-Baqarah ayat 186).

Selengkapnya: Keutamaan Berdo'a diantara Adzan dan Iqamah

Hikmah-hikmah Di Balik Problematika Rumah Tangga

15. Hikmah-hikmah Di Balik Problematika Rumah Tangga

Informasi Artikel ini:
Penulis: admin-alquransunnah
Dipublikasikan: 08 July 2023
Dibaca: 4451
  • Surat Terbuka Untuk Para Suami
  • Ustadz Abu Ihsan Al Atsary

Para suami yang mulia...

Sesungguhnya Allah ﷻ tidak menghendaki kesempurnaan dalam kehidupan dunia ini. Sehingga wajar jika tidak semua yang kita inginkan bisa kita dapatkan. Dunia adalah negeri yang penuh dengan ujian dan kesulitan. Semua orang tentu menghendaki kesuksesan dan kebahagiaan hidup rumah tangga. Tetapi kenyataannya tidak semua dari kita berhasil meraihnya. Kadang seorang suami harus menerima kenyataan bahwa ia telah menikah dengan seorang Wanita yang jauh dari harapan. Sangat berbeda dengan sosok Istri yang dulu ia harapkan. Ataupun sebaliknya. Sedangkan untuk menempuh jalan perceraian tentu banyak pula hal yang perlu dipertimbangkan.

Sebagian dari kita harus menerima kenyataan pahit berupa berbagai macam problemetika yang merobek-robek kebahagiaan rumah tangganya.

Namun, sebagai seorang mu'min kita harus meyakini bahwa segala apa terjadi atas diri kita adalah ketetapan takdir dari Allah. Di balik semua itu pasti terkandung hikmah-hikmah, baik yang bisa kita baca maupun yang tidak mampu kita baca. Dan apapun yang ditetapkan oleh Allah ﷻ atas seorang mu'min pasti membawa kebaikan baginya. Rasulullah ﷺ bersabda:

عَجَبًا ِلأَمْرِ الْمُؤْمِنِ إنَّ أَمْرَهُ كُلَّهُ لَهُ خَيْرٌ وَلَيْسَ ذَلِكَ ِلأَحَدٍ إِلاَّ لِلْمُؤْمِنِ، إِنْ أَصَابَتْهُ سَرَّاءُ شَكَرَ فَكَانَ خَيْرًا لَهُ، وَإِنْ أَصَابَتْهُ ضَرَّاءُ صَبَرَ فَكَانَ خَيْراً لَهُ

“Sungguh menakjubkan urusan seorang Mu'min, semua urusannya baik baginya dan kebaikan ini tidak dimiliki oleh selain mereka. Apabila mendapat kesenangan ia bersyukur dan itulah yang terbaik untuknya. Dan apabila mendapat musibah ia bersabar dan itulah yang terbaik untuknya.” (Haadits shahih riwayat Muslim dalam Shahih nya).

Selengkapnya: 15. Hikmah-hikmah Di Balik Problematika Rumah Tangga

Mengamalkan Sunah yang Beragam

Mengamalkan Sunah yang Beragam

Informasi Artikel ini:
Penulis: admin-alquransunnah
Dipublikasikan: 02 July 2023
Dibaca: 5429
  • Ustadz Ammi Nur Baits, ST., BA
  • Tafsir Shalat

Bismillah was shalatu was salamu ‘ala Rasulillah, wa ba’du,

Diantara praktek yang memudahkan kita untuk belajar khusyu adalah mengamalkan sunah yang beragam.

Para ulama menyebut sunah yang beragam ini dengan sunah tanawwu’ [التنوّع], yaitu praktek amalan yang semuanya diajarkan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Dalam ibadah shalat, ada banyak sekali sunah yang beragam. Baik yang bentuknya gerakan, maupun bacaan.

Sebagai contoh:

1. Mengangkat tangan ketika takbiratul ihram

Terkadang Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mengangkat tangan setinggi pundak, dan terkadang setinggi telinga. Keduanya berdasarkan riwayat yang shahih.

2. Kesesuaian antara takbiratul ihram dan mengangkat tangan

Terkadang Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mengangkat tangan dulu, baru mengucapkan takbiratul ihram. Terkadang beliau melakukan takbiratul ihram, baru mengangkat kedua tangan. Dan terkadang bersamaan.

Ketiga sunah ini berdasarkan riwayat yang shahih.

3. Ada banyak redaksi doa iftitah yang diajarkan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, dengan perawi sahabat yang berbeda-beda.

Demikian pula doa rukuk, tidal, sujud, maupun duduk diantara dua sujud, ada beberapa redaksi yang shahih dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Dan masih banyak lagi. Apa yang kami sebutkan di atas, hanya contoh.

Selengkapnya: Mengamalkan Sunah yang Beragam

  • Kisah Lelaki yang Selalu Berlapang Dada
  • Keutamaan Dzikir setelah Adzan
  • 14. Ketika Kehidupan Suami Istri Dilanda Kejenuhan dan Kebosanan
  • Anjuran Memperbanyak Shalawat atas Nabi Muhammad ﷺ
  • 5 Tingkatan Manusia Ketika Shalat
  • Keutamaan Adzan dan Shaf Pertama
  • 13. Suami Idaman Penebar Kebahagiaan
  • Merenungkan Makna Gerakan dalam Shalat

Halaman 176 dari 346

  • 171
  • 172
  • 173
  • 174
  • 175
  • 176
  • 177
  • 178
  • 179
  • 180