kategori-buku

Risalah untuk Saudariku dalam Menuntut Ilmu

25 Feb 2019

RISALAH UNTUK SAUDARIKU TERKASIH, URGENSI MENUNTUT ILMU

Risalah untuk SaudarikuWahai ukhti muslimah…..

Saya akan kemukakan.nasehat yang utama bagi kalian. Yakni tentang perlunya semangat dalam menuntut ilmu dan tafaqquh fid-din, akan tetapi pada kenyataannya banyak wanita yang tidak sungguh-sungguh dalam belajar, bahkan meninggalkannya (berpaling darinya). Telah menjadi keprihatinan tersendiri dalam benak saya. Oleh karena itu, insya Allah saya akan menjelaskan dan menguraikan urgensi tholibul ilmi dari dalil-dalil Al-Qur’an, disertai ta’liq sederhana.

Ukhti muslimah yang dirahmati-Nya,
Allah Subhanahu wa Ta’ala telah banyak memaparkan pentingnya menuntut ilmu dalam deretan firman-Nya yang mengagumkan.

شَهِدَ اللّٰهُ اَنَّهٗ لَاۤ اِلٰهَ اِلَّا هُوَۙ وَالۡمَلٰٓـئِكَةُ وَاُولُوا الۡعِلۡمِ قَآئِمًا ۢ بِالۡقِسۡطِ​ؕ لَاۤ اِلٰهَ اِلَّا هُوَ الۡعَزِيۡزُ الۡحَكِيۡمُؕ‏  ﴿3:18﴾

"Artinya : Allah menyatakan bahwasanya tidak ada Ilah (yang berhak disembah) melainkan Dia, Yang menegakkan keadilan. Para Malaikat dan orang-orang yang berilmu (juga menyatakan yang demikian itu). Tak ada Ilah (yang berhak disembah) melainkan Dia, Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana." [Ali-Imran :18]

Berkata Imam Al Qurtubi rahimahullah dalam tafsirnya :
"Ayat ini adalah dalil tentang keutaman ilmu dan kemuliaan ulama. Seandainya ada orang yang lebih mulia dari ulama, sungguh Allah akan menyertakan nama-Nya dan nama malaikat-Nya. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman juga kepada Nabi-Nya Shallallahu ‘alaihi wa sallam tentang kemuliaan ilmu."

وَقُلْ رَّبِّ زِدۡنِىۡ عِلۡمًا‏ ﴿20:114﴾

"Artinya : Ya Rabbku, tambahkanlah kepadaku ilmu pengetahuan." [Thaha :114]

Selengkapnya: Risalah untuk Saudariku dalam Menuntut Ilmu

Buku: Tanya Jawab Masalah Nikah, dari A sampai Z

14 Jan 2012

masalah-nikahPenulis: Syaikh Abu Abdillah Mustahafa al-Adawi
Judul Asli: Ahkam An Nikah wa Az Zifaf
Penerbit: Media Hidayah

Resensi:

Buku yang ada di hadapan pembaca ini adalah terjemahan dari kitab Ahkam An Nikah wa Az Zifaf karya Abu Abdillah Mushthofa bin Al Adawi. Buku ini membahas permasalahan nikah dan masalah-masalah yang terkait dengannya yang disajikan dalam bentuk tanya jawab.

Beberapa kaidah yang ada di buku ini, antara lain memuat pertanyaan sebagai berikut:

Tanya: Bagaimanakah sifat wanita (calon isteri) yang seharusnya diperhatikan oleh seorang lelaki yang ingin menikah?

Jawab : Secara umum, sifat-sifat yang harus diperhatikan adalah sebagai berikut :

1. Memiliki agama yang baik1. Hal ini berdasarkan firman Allah Subhanahu wata’ala yang artinya kurang lebih demikian:

 “Sesungguhnya hamba sahaya (budak) yang mukminah (beriman) itu lebih baik daripada wanita musyrik walaupun dia menyenangkan hatimu.” (QS. Al-Baqarah:221) Allah Subhanahu wata’ala berfirman yang artinya kurang lebih demikian: “Wanita-wanita yang baik-baik itu untuk lelaki-lelaki yang baik-baik dan lelaki baik-baik itu untuk wanita-wanita yang baik-baik.” (QS. An Nur:26) Allah Subhanahu wata’ala berfirman yang artinya kurang lebih demikian: “Oleh karena itu wanita yang shalilhah adalah wanita yang taat kepada Allah lagi memelihara diri ketika suaminya tidak ada oleh karena Allah telah memelihara (mereka).(QS. An Nisa’:34)

Selengkapnya: Buku: Tanya Jawab Masalah Nikah, dari A sampai Z

Begini Seharusnya Menjadi Muslimah Cerdas

01 Nov 2010
Pengarang: Mubasysyirah binti Mahrus Ali
Penerbit: PUSTAKA AT-TIBYAN
Berat: 0,3 kg

Deskripsi:

Sengaja kami pilihkan judul tersebut buat para pembaca khususnya kaum muslimah, mengingat betapa di dalam dunia yang sedang mengikuti mode barat saat ini, banyak wanita yang terhanyut dan kurang cerdas dalam menyikapi kondisi. Terlebih untuk urusan thalabul ilmi, menuntut ilmu. Yang dimaksud di sini bukan masalah ilmu duniawi, karena nyata di depan mata kita, wanita dan pria berlomba-lomba menimba ilmu duniawi.

muslimahcerdasTerlihat kesibukan kaum muslimah yang mengantri di sekolah-sekolah umum dan universitas-universitas umum. Justru hal yang bertolak belakang kita temui dari halaqah-halaqah ilmu syar’i atau ma’had-ma’had yang memegang teguh tradisi pendalaman ilmu-ilmu syar’i. Padahal telah jelas bagi kebanyakan orang bahwa belasan keutamaan-keutamaan bagi orang yang berilmu itu sebenarnya diperuntukkan bagi penyandang ilmu tingkat tinggi, yaitu ilmu syar’i, seperti yang telah disampaikan oleh Imam Ibnu Abdil Barr tetang tingkatan ilmu; tertinggi, menengah dan rendah, ”Ilmu tererndah adalah ilmu melatih anggota tubuh dalam pekerjaan, seperti ilmu menjahit. Ilmu menengah adalah ilmu tentang dunia seperti kedokteran dan teknologi, dan ilmu tertinggi adalah ilmu ad-diin, ilmu agama yang tidak boleh seorang pun berbicara tentangnya tanpa berdasarkan kepada Kitabullah dan Sunnah Rasulullah Shalallohu'alaihiwasallam.

Gejala dan fenomena yang kurang bagus ini harus diantisipasi dengan baik oleh setiap muslimah, dengan cara menjadi muslimah cerdas; cerdas dalam menentukan prioritas, cerdas dalam menyikapi kondisi, cerdas dalam mendudukkan diri serta cerdas dalam berinteraksi. Tapi bagaimana cara agar menjadi muslimah cerdas itu? Para muslimah akan mendapati dalam buku kecil ini, selamat menelaah!

350 Nasehat Untuk Ibu Hamil dan Setelah Persalinan

01 Nov 2010

'350 Nasehat Untuk Ibu Hamil dan Setelah Persalinan'
Penulis : 'Dr. Muhammad Abdul Azhim'
ISBN : 979-9533-84-8
Penerbit : Penerbit Akbar
Jumlah Halaman : 160 halaman
Jenis Cover : Soft Cover

Sekilas isi buku:

30nasehatwanitaPengalaman pertama masa kehamilan memang tidaklah mudah untuk dijalani, apalagi bila tidak disertai pengetahuan yang memadai tentangnya. Kondisi fisik perlahan pasti berubah, keluhan pun pasti akan datang silih berganti, seperti pusing, mual dan muntah, susah buang air kecil, pegal-pegal, kram dan sakit pada kaki, kaki bengkak (edema), sakit punggung, gatal-gatal, nyeri ulu hati, sembelit.

Hal-hal tersebut pasti sangat membosankan dan melelahkan, namun seandainya calon ibu hamil mengetahui bagaimana cara mengakalinya dan menanginya dengan baik, tentu hal tersebut berbalik menjadi hal yang sangat menyenangkan baginya. Bayangkan, ia akan merasakan jati dirinya yang baru sebagai seorang ibu, hal yang tidak pernah ia rasakan sebelumnya. Air mata kebahagian pun pasti akan memancar dan berlinang dari matanya saat pertama kali melihat bayinya keluar dari rahimnya yang mulia dan suci. Apalagi saat bayinya direbahkan diatas pelukannya. Dan untuk bisa menjalani hal diatas dengan sukses tentu membutuhkan pengetahuan yang ekstra memadai.

Nah, buku ini merupakan alternatif bacaan bagi para ibu hamil, yang membimbing dan menasehati ihwal mengenai bagaimana cara yang tepat dan benar, baik secara medis maupun secara syariat dalam menjalani proses kehamilan, persalinan hingga menyusui. Sangat cocok dibaca untuk calon ibu-ibu muslimah, baik yang sedang hamil atau yang akan melahirkan.