Hukum Babi Menurut Syarak (3/6)

1,336
by admin, 10 years ago
77 20
AL-QURAN MEMPERKATAKAN TENTANG RIJS (NAJIS/KEJI/KOTOR/HINA) Jika sekiranya rijs itu dimaksudkan najis berat, mengapa hanya dikhususkan kepada babi sedangkan ayat-ayat di atas memperkatakan bangkai dan darah seiring (sebaris) dengan persoalan babi dan mengapa bangkai dan darah tidak seberat babi sedangkan ayat-ayat tersebut tidak membeza-bezakannya? Begitu juga bagaimana dengan ayat-ayat yang mengaitkan rijs dengan benda-benda dan perkara-perkara berikut: 1. Judi, arak, perdukunan dan berhala "Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya arak, perjudian, berhala dan menilik nasib itu adalah perbuatan rijs (keji) termasuk amalan syaitan, maka jauhilah perbuatan-perbuatan tersebut agar kamu mendapat keberuntungan." (QS: Al-Maidah, 5:90) 2. Orang yang tidak beriman "Begitulah Allah menimpakan rijs (siksa) kepada orang-orang yang tidak beriman." (QS: Al-Anam, 6:125) 3. Bangkai dan darah "Kecuali kalau makanan itu bangkai, atau darah yang mengalir atau daging babi sesungguhnya semuanya itu rijs (kotor)." (QS: Al-Anam, 6:145) 4. Azab dan kemurkaan Allah Azza wa-Jalla "Ia berkata: Sesungguhnya sudah pasti kamu akan ditimpa rijs (azab) dan kemarahan dari Tuhanmu." (QS: Al-Araf, 7:71)