Syarhus Sunnah #1: Mukadimah

Informasi Artikel ini:
Penulis: admin-alquransunnah
Dipublikasikan: 19 Juni 2025
Dibaca: 1925
  • Syarhus Sunnah

ʙɪꜱᴍɪʟʟᴀʜ

🎙Bersama: Al Ustadz Abu Adib حفظه الله تعالى
📘 Kitab : Syarhus-Sunnah Al Barbahari - Download Matan KitabTerjemah Matan Kitab  Syarah Syaikh Fauzan
🗓 Hari : 22 Dzulhijjah 1446 / 18 Juni 2025
🕰 Waktu: Setiap Rabu, ba'da maghrib - isya
🕌 Tempat: Masjid Jajar Surakarta



Pertemuan#1: Mukadimah

Ustadz mengawali kajian dengan nasehat agar ilmu yang dipelajari menjadi ilmu yang bermanfaat, yang menjadikan bertambahnya takwa dan takutnya kepada Allah ﷻ.

Ibnul Qoyyim rohimahullahu Ta’ala Berkata dalam Al Fawaid, hlm. 148,

Termasuk tanda tanda kebahagiaan dan keberuntungan seorang hamba :

  • tatkala bertambah ilmu maka bertambah pula tawadhu’ (rendah hati) dan kasih sayangnya
  • tatkala bertambah amalannya, bertambah pula rasa takut dan kewaspadaannya.

Jangan terlalu pede kita mampu menjawab pertanyaan Munkar dan Nangkir di alam Kubur, sementara kita masih jauh dari pemahaman dan pengalaman sunnah-sunnah Rasulullah.

Maka, dengan memohon pertolongan Allah ﷻ, kita akan memulai pembahasan kitab Syarhus Sunnah ini dengan bantuan ahlinya, Syarah Syaikh Shalih bin Fauzan Al Fauzan Rahimahullah.

Selengkapnya: Syarhus Sunnah #1: Mukadimah

Kitabul Jami' #1:Keutamaan Akhlak Mulia

Informasi Artikel ini:
Penulis: admin-alquransunnah
Dipublikasikan: 18 Juni 2025
Dibaca: 4794
  • Syarah Kitabul Jami'

ʙɪꜱᴍɪʟʟᴀʜ

📚┃Tema Kajian: "Keutamaan Akhlak Mulia"
🎙┃Pemateri : Ustadz Agus Setiawan, S.H. حفظه الله تعالى | Pengajar Ilmu Syar'i Pondok Pesantren Imam Bukhari
🗓┃Hari & Tanggal : Hari Rabu, 18 Juni 2025 / 21 Dulhijjah 1446
⏰┃Waktu : Ba'da Maghrib s.d. Selesai
🕌┃Tempat : Masjid Al-Ikhlas - Jl. Adi Sucipto No.88b, Kelurahan Jajar , Kecamatan Laweyan, Kota Surakarta, Jawa Tengah 57144

Mukadimah Pembahasan Syarah Kitabul Jami' - Dr. Firanda Andirja Hafidzahullah

Setelah memuji Allâh dan bershalawat atas Nabi ﷺ Ustadz mengawali kajian dengan mengingatkan kita untuk selalu bersyukur atas nikmat Sunnah, hingga saat ini kita masih termasuk golongan yang mengikuti kebenaran.

Dari Umar bin Khatab Radhiyallahu anhu berkata, Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda,

لَا تَزَالُ طَائِفَةٌ مِنْ أُمَّتِي ظَاهِرِينَ عَلَى الحَقِّ، حَتَّى تَقُومَ السَّاعَةُ

“Selalu akan ada kelompok dari umatku akan membela kebenaran hingga datang hari kiamat.”  (HR. Muslim no. 1921).

Satu hal yang menjadi catatan penting di awal kajian adalah, ketakwaan bukan hanya mengikuti hak-hak Allah ﷻ saja, seperti haji, sedekah, shalat, membaca Al-Qur’an dan lainya, sementara tidak memperhatikan hubungan dengan sesama manusia, yaitu akhlak.

Maka, takwa mencakup semua yang diperintahkan Allah ﷻ seperti akhlak yang mulia dan semua yang dilarang Allah ﷻ seperti akhlak yang buruk.

Selengkapnya: Kitabul Jami' #1:Keutamaan Akhlak Mulia

Syarah Tsalatsatul Ushul: Tokoh-tokoh Thaghut

Informasi Artikel ini:
Penulis: admin-alquransunnah
Dipublikasikan: 18 Juni 2025
Dibaca: 2498
  • manhaj

بِسْـمِ اللَّهِ الرحمن الرحيم

📚┃ Materi : 3 LANDASAN UTAMA AKIDAH ISLAM (Mengenal Allah, Rasul & Dinul Islam)
Kitab : Tsalatsatul Ushul | Karya : Muhammad bin Abdul Wahab
🎙┃ Pemateri : Ustadz Muhammad Rizqi, Lc, حفظه الله | (Staff pengajar pondok pesantren Imam Bukhori)
🗓┃ Setiap Hari RABU Ba'da Maghrib - Isya'
🕌┃ Tempat : Masjid Umar bin Khaththab (Belakang STMIK AMIKOM Singopuran SKA)

Facebook Live: Masjid Umar bin Khaththab 


Tokoh-tokoh Thaghut

 والطواغيت كثيرة، ورؤوسهم خمسة:  1.  إبليس لعنه الله.   2. ومن عبد وهو راضٍ.    3. ومن دعا الناس إلى عبادة نفسه.    4. ومن ادعى شيئاً من علم الغيب.    5. ومن حكم بغير ما أنزل الله".

Thaghut itu banyak macamnya, tokoh-tokohnya ada lima:

1. Iblis, yang telah dilaknat oleh Allah ﷻ. (Penjelasannya telah berlalu).

Iblis adalah setan yang 'terajam' dan terlaknat, yang terhadapnya Alloh berfirman:

"Sesunguhnya laknat-Ku tetap atasmu hinga Hari Pembalasan" (Shaad: 78)

Dahulunya, iblis itu bersahabat dengan para malalkat dan melakukan perbuatan yang dilakukan oleh para malaikat. Namun ketika iblis mendapat perintah untuk sujud kepada Adam 'alahissalam, tampaklah bahwa pada dirinya terdapat sifat busuk, enggan (durhaka), dan takabur.

Karena ternyata ia enggan (untuk sujud) dan takabur, dan ia termasuk golongan orang-orang yang kafir, akhirnya ia terusir dari rahmat Allah Ta'ala, Allah berfirman,

وَإِذْ قُلْنَا لِلْمَلَٰٓئِكَةِ ٱسْجُدُوا۟ لِءَادَمَ فَسَجَدُوٓا۟ إِلَّآ إِبْلِيسَ أَبَىٰ وَٱسْتَكْبَرَ وَكَانَ مِنَ ٱلْكَٰفِرِينَ

'Ingatlah ketika Kami berfirman kepada para malaikat (yang di situ terdapat pula iblis), 'Sujudlah kalian kepada Adam!' Maka bersujudlah mereka, kecuali iblis. Ia enggan dan takabur, dan ia termasuk golongan orang-orang kafir'”(Al-Baqarah: 34)

2. Orang yang disembah, sedang ia sendiri rela.

Yaitu orang yang diibadahi (disembah) selain Alloh, sedangkan ia rela untuk disembah selain Allah. Ia termasuk salah satu dari dedengkot thaghut -wal 'iyadzu billah- entah ia disembah semasa hidupnya ataupun sepeninggalnya jika ia mati dalam keadaan rela akan hal itu.

Selengkapnya: Syarah Tsalatsatul Ushul: Tokoh-tokoh Thaghut

  • Syarah Fadhlul Islam#1: Agama Islam telah Sempurna
  • Khulasatul Kalam: Menunggu Dingin untuk Shalat Dzuhur Ketika Cuaca Panas
  • Aqidah Wasitiyah: Beriman Bahwasannya Al-Qur’an adalah Kalamullah bukan Makhluk
  • Al-Qur’an Al-Karim adalah Sumber Mata Air Penyucian Jiwa
  • Iman dan Mentaati Nabi Muhammad ﷺ Merupakan Syarat dan Sebab Masuk Surga
  • Shalat Jum'at dan Jama'ah adalah Syiar Islam yang Agung
  • Agama adalah Nasihat: Nasihat kepada Allah ﷻ
  • Ciri Manhaj Salaf: Syiar yang selalu Didakwahkan adalah Ittibâ kepada Nabi ﷺ

Halaman 147 dari 346

  • 142
  • 143
  • 144
  • 145
  • 146
  • 147
  • 148
  • 149
  • 150
  • 151