Mana Baktimu Kepada Orang Tuamu

Informasi Artikel ini:
Penulis: admin-alquransunnah
Dipublikasikan: 20 Juni 2025
Dibaca: 3594
  • Akhlak

بسم الله الرحمن الرحيم

📘┃Materi : Mana Baktimu Kepada Orang Tuamu
🎙┃Bersama: Al Ustadz Aris Saifuddin Ar Rifqani, LC. MA. Hafidzahullah [Kandidat Doktor Universitas Islam Madinah Jurusan Ilmu Fikih]
🗓 ┃Hari : Jum'at 20 Juni 2025 / 24 Dzulhijjah 1446 H
🕰┃ Waktu: Ba'da Isya' - Selesai
🕌 ┃Tempat: Masjid Al Karim Pabelan - Kartasura



Ustadz mengawali kajian dengan menyampaikan syukur atas nikmat yang telah Allah ﷻ berikan kepada kita, karena sedikit hamba Allah yang bersyukur …

Allah Ta’ala berfirman,

وَقَلِيلٌ مِنْ عِبَادِيَ الشَّكُورُ

“Sangat sedikit sekali di antara hamba-Ku yang mau bersyukur.” (QS. Saba’: 13).

Diantara nikmat Allah ﷻ adalah Allah ﷻ menutupi dosa-dosa dan aib kita. Muhammad bin Waasi’ rahimahullah mengatakan,

لو كان للذنوب ريحٌ ما جلس إلي أحدٌ .

“Kalau seandainya dosa ini memiliki BAU, niscaya tidak ada seorangpun yang mau duduk denganku.” (Siyar A’laamin Nubalaa (6/120).

Salah satu bentuk syukur lainnya adalah, keberadaan orang tua yang telah melahirkan kita.

Dari Abu Hurairah, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

رَغِمَ أَنْفُهُ ثُمَّ رَغِمَ أَنْفُهُ ثُمَّ رَغِمَ أَنْفُهُ ». قِيلَ مَنْ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ « مَنْ أَدْرَكَ وَالِدَيْهِ عِنْدَ الْكِبَرِ أَحَدَهُمَا أَوْ كِلَيْهِمَا ثُمَّ لَمْ يَدْخُلِ الْجَنَّةَ

“Sungguh terhina, sungguh terhina, sungguh terhina.” Ada yang bertanya, “Siapa, wahai Rasulullah?” Beliau bersabda, ”(Sungguh hina) seorang yang mendapati kedua orang tuanya yang masih hidup atau salah satu dari keduanya ketika mereka telah tua, namun justru ia tidak masuk surga.” (HR. Muslim no. 2551)

Dari Jabir Radhiyallahu’anhu, bahwasanya Nabi ﷺ naik ke mimbar. Ketika beliau naik ke anak tangga pertama, kedua, dan ketiga beliau mengucapkan, “Amiin”. Lalu para sahabat bertanya: Wahai Rasulullah, kami semua mendengar engkau berkata: Amiin, amiin, amiin. Beliau menjawab, ”Ketika aku menaiki tangga pertama, Jibril datang kepadaku dan berkata: Celakalah seorang hamba yang mendapati bulan Ramadan namun dosanya tidak diampuni. Maka Aku pun berkata: Amiin.

Kemudian Dia (Jibril) berkata: Celakalah seorang hamba, jika mendapati kedua atau salah satu orang tuanya masih hidup, namun keberadaan kedua orang tuanya tidak membuatnya masuk ke dalam surga. Aku pun berkata: Amiin.

Kemudian Dia (Jibril) berkata: Celakalah seorang hamba, jika namamu disebutkan dihadapannya tapi dia tidak bershalawat untukmu. Maka Aku pun berkata: Amiin.

(HR. Ibnu Khuzaimah, dishahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam shahih Al-Tirmidzi).

Selengkapnya: Mana Baktimu Kepada Orang Tuamu

Al Qaul Al Mubin fi Huquqi An Nabiyyil Amin: Haramnya Menyelisihi Sunnah Nabi ﷺ dan Syari'atnya

Informasi Artikel ini:
Penulis: admin-alquransunnah
Dipublikasikan: 20 Juni 2025
Dibaca: 1962
  • manhaj

بسم الله الرحمن الرحيم

📚┃Materi : Al Qaul Al Mubin fi Huquqi An Nabiyyil Amin
✍🏼Karya : Ustadz Mohammad Alif, Lc Hafidzahullah
🎙┃Pemateri : Ustadz Mohammad Alif, Lc Hafidzahullah (Pengajar Ilmu Syar'i Pondok Pesantren Imam Bukhari)
🗓┃Hari & Tanggal : Hari Jum'at, 20 Juni 2025/ 25 Dzulhijjah 1446 H
🕰┃Waktu : Ba'da Maghrib - Isya'
🕌┃Tempat : Masjid Al-Qomar - Jl. Slamet Riyadi No. 414 Rel Bengkong Purwosari, Solo, Jawa Tengah 57142



 Bab - Haramnya Menyelisihi Sunnah Nabi ﷺ dan Syari'atnya.

  • Allah ﷻ berfirman dalam Al-Qur’an Surat An-Nur Ayat 63:

لَّا تَجْعَلُوا۟ دُعَآءَ ٱلرَّسُولِ بَيْنَكُمْ كَدُعَآءِ بَعْضِكُم بَعْضًا ۚ قَدْ يَعْلَمُ ٱللَّهُ ٱلَّذِينَ يَتَسَلَّلُونَ مِنكُمْ لِوَاذًا ۚ فَلْيَحْذَرِ ٱلَّذِينَ يُخَالِفُونَ عَنْ أَمْرِهِۦٓ أَن تُصِيبَهُمْ فِتْنَةٌ أَوْ يُصِيبَهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌ

Janganlah kamu jadikan panggilan Rasul diantara kamu seperti panggilan sebahagian kamu kepada sebahagian (yang lain). Sesungguhnya Allah telah mengetahui orang-orang yang berangsur-angsur pergi di antara kamu dengan berlindung (kepada kawannya), maka hendaklah orang-orang yang menyalahi perintah Rasul takut akan ditimpa cobaan atau ditimpa azab yang pedih.

  • Dalam Surat Asy-Syura Ayat 21:

أَمْ لَهُمْ شُرَكَٰٓؤُا۟ شَرَعُوا۟ لَهُم مِّنَ ٱلدِّينِ مَا لَمْ يَأْذَنۢ بِهِ ٱللَّهُ ۚ

Apakah mereka mempunyai sembahan-sembahan selain Allah yang mensyariatkan untuk mereka agama yang tidak diizinkan Allah?

Selengkapnya: Al Qaul Al Mubin fi Huquqi An Nabiyyil Amin: Haramnya Menyelisihi Sunnah Nabi ﷺ dan Syari'atnya

Riyadush Shalihin Bab 210-212: Keutamaan Shalat Malam [Qiyamullail]

Informasi Artikel ini:
Penulis: admin-alquransunnah
Dipublikasikan: 20 Juni 2025
Dibaca: 3644
  • Riyadush Shalihin

بِسْـمِ اللَّهِ الرحمن الرحيم

📚┃Materi : Syarah Kitab Riyadush sholihin.
🎙┃ Pemateri : Ustadz Abu Nafi' Sukadi, hafizhahullahu Ta'ala.
🗓┃ Hari, Tanggal : Jumat , 20 Juni 2025 M / 24 Dzulhijjah 1446
🕌┃ Tempat : MASJID AL-QOMAR PURWASARI  - Jl. Slamet Riyadi no. 414 A, Purwosari Solo



Kitab Fadhilah / Keutamaan Amal (كتَاب الفَضَائِل)

210. Bab Keutamaan Hari Jumat, Kewajiban Shalat Jumat, Mandi untuk Shalat Jumat, Mengenakan Wewangian, Datang Lebih Dulu untuk Shalat Jumat, Berdoa pada Hari Jumat, Shalawat kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, Penjelasan tentang Waktu Dikabulkannya Doa (pada Hari Jumat), dan Sunnahnya Memperbanyak Dzikir kepada Allah Setelah Shalat Jumat

  • Hadits 1158: Dari Aus bin ‘Aus radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِنَّ مِنْ أَفْضَلِ أَيَّامِكُمْ يَوْمَ الْجُمُعَةِ فَأَكْثِرُوا عَلَيَّ مِنْ الصَّلَاةِ فِيهِ فَإِنَّ صَلَاتَكُمْ مَعْرُوضَةٌ عَلَيَّ

Sesungguhnya, di antara hari-hari kalian yang paling utama adalah hari Jum'at. Oleh karena itu, perbanyaklah membaca shalawat padaku pada hari itu. Sesungguhnya shalawat kamu dihadapkan kepadaku. (HR. Abu Dawud dengan isnad shahih).

Selengkapnya: Riyadush Shalihin Bab 210-212: Keutamaan Shalat Malam [Qiyamullail]

  • Keistimewaan Hari Jum’at
  • Kaidah Dan Prinsip Ahlus Sunnah Wal Jama’ah Dalam Mengambil Dan Menggunakan Dalil | Kaidah 1- 5
  • Syarhus Sunnah #1: Mukadimah
  • Kitabul Jami' #1:Keutamaan Akhlak Mulia
  • Syarah Tsalatsatul Ushul: Tokoh-tokoh Thaghut
  • Syarah Fadhlul Islam#1: Agama Islam telah Sempurna
  • Khulasatul Kalam: Menunggu Dingin untuk Shalat Dzuhur Ketika Cuaca Panas
  • Aqidah Wasitiyah: Beriman Bahwasannya Al-Qur’an adalah Kalamullah bukan Makhluk

Halaman 124 dari 324

  • 119
  • 120
  • 121
  • 122
  • 123
  • 124
  • 125
  • 126
  • 127
  • 128