ʙɪꜱᴍɪʟʟᴀʜ
🎙Bersama: Al Ustadz Abu Adib حفظه الله تعالى
🗓 Hari /Tanggal: Rabu, 12 Safar 1447 / 6 Agustus 2025
🕰 Waktu: ba'da maghrib - isya
🕌 Tempat: Jajar Islamic Center Surakarta
Tanda-tanda Hati yang Keruh
Setelah memuji Allâh dan bershalawat atas Nabi-Nya, Ustadz mengawali kajian dengan mengingatkan kita untuk selalu bersyukur atas nikmat yang telah Allah Ta’ala berikan hingga masih dipertemukan dalam majelis ilmu.
Semoga Allah Ta’ala memberikan kita ilmu yang bermanfaat, yang akan berpengaruh pada diri kita dan masyarakat.
Berkata Ibnu Qayyim rahimahullah:
“Di antara tanda-tanda kebahagiaan dan keberuntungan seorang hamba adalah setiap kali bertambah ilmunya, maka bertambah pula ketawadhu’an (kerendahan hatinya) dan kasih sayangnya.” ( Al-Fawaid, hal. 155)
Hati adalah sumber kebaikan, dan hati akan berpengaruh terhadap tubuh. Dari An Nu’man bin Basyir radhiyallahu ‘anhuma, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
أَلاَ وَإِنَّ فِى الْجَسَدِ مُضْغَةً إِذَا صَلَحَتْ صَلَحَ الْجَسَدُ كُلُّهُ ، وَإِذَا فَسَدَتْ فَسَدَ الْجَسَدُ كُلُّهُ . أَلاَ وَهِىَ الْقَلْبُ
“Ingatlah bahwa di dalam jasad itu ada segumpal daging. Jika ia baik, maka baik pula seluruh jasad. Jika ia rusak, maka rusak pula seluruh jasad. Ketahuilah bahwa ia adalah hati (jantung)” (HR. Bukhari no. 52 dan Muslim no. 1599).
Para ulama katakan bahwa hati adalah malikul a’dhoo (rajanya anggota badan), sedangkan anggota badan adalah junuduhu (tentaranya). Lihat Jaami’ul ‘Ulum, 1: 210.
بِسْــــــــــــــــــمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
Kajian Kitab: Pokok-pokok Aqidah (Ushulus Sunnah) Imam Ahmad
Pemateri: Ustadz Abu Ubaidah Yusuf As-Sidawiy 𝓱𝓪𝓯𝓲𝔃𝓱𝓪𝓱𝓾𝓵𝓵𝓪𝓱
Pertemuan 4: 13 Safar 1447 / 6 Agustus 2025
Tempat: Masjid Al-Aziz - Jl. Soekarno Hatta no. 662 Bandung.
POKOK-POKOK SUNNAH MENURUT IMAM AHMAD BIN HANBAL RAHIMAHULLAH
Daftar Isi:
Telah berlalu pembahasan mengenai:
Setelah memuji Allâh dan bershalawat atas Nabi-Nya, Ustadz menjelaskan pentingnya ilmu sebagaimana hujan menyuburkan tanaman maka ilmu berfungsi menghidupkan iman. Maka, do'a diantara keduanya terdapat persamaan:
اللَّهُمَّ إنِّي أَسْأَلُكَ عِلْماً نَافِعاً،...
Ya Allâh! Sesungguhnya aku memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat...
اللَّهُمَّ صَيِّباً نَافِعاً
Ya Allah turunkanlah pada kami hujan yang bermanfaat...
Keduanya diminta untuk mendatangkan manfaat bagi kita.
Selengkapnya: Ushulus Sunnah - Imam Ahmad #4 | Bab ke-2: Sumber Akidah adalah Hadits Rasulullah ﷺ
ʙɪꜱᴍɪʟʟᴀʜ
Hadits ke-3: Hakikat Kebaikan dan Dosa
وَعَنِ النَّوَّاسِ ابْنِ سَمْعَانَ رضي اللّه عنه قَالَ سَأَلْتُ رَسُوْلَ اللّهِ صلّى اللّه عليه وسلّم عَنِ الْبِرِّ وَالإِثْمِ فَقَالَ اَلْبِرُّ حُسْنُ الْخُلُقِ وَالإِثْمُ مَا حَاكَ فِي صَدْرِكَ وَكَرِهْتَ أَنْ يَطَّلِعَ عَلَيْهِ النَّاسُ
Dari sahabat An-Nawwas bin Sam’an Radhiyallahu’anhu beliau berkata, “Aku bertanya kepada Rasulullah ﷺtentang makna al-birr (kebajikan) dan al-itsm (dosa), maka Rasulullah ﷺ pun menjawab, ‘Al-birr (kebajikan) adalah akhlak yang mulia. Dan al-itsm (dosa) adalah apa yang engkau gelisahkan di hatimu dan engkau tidak suka kalau orang lain mengetahui engkau melakukannya’.” ([HR. Muslim no. 2553])
Para sahabat Rasulullah ﷺ seringkali bertanya kepada Rasulullah ﷺ perihal agama mereka, agar mereka bisa mengamalkannya dan dengannya akan semakin baiklah kualitas keislaman mereka.
Dan bertanya tentang agama, hendaklah ditanyakan kepada ahlinya. Yaitu para ulama Rabbani yang mendedikasikan untuk belajar dan mengajarkan ilmu syar'i. Seperti halnya seseorang yang sakit, tentu akan bertanya kepada dokter yang berkompeten dan ahli di bidangnya.
Selengkapnya: Kitabul Jami' #4: Hadits 3 – Hakikat Kebaikan dan Dosa
Halaman 119 dari 346