Riyadush Shalihin Bab-217 Hadits#1215-1218 | Hukum Wajib Puasa Ramadhan dan Penjelasan Keutamaan Puasa

Informasi Artikel ini:
Penulis: admin-alquransunnah
Dipublikasikan: 22 August 2025
Dibaca: 4539
  • Riyadush Shalihin

بِسْـمِ اللَّهِ الرحمن الرحيم

📚┃Materi : Syarah Kitab Riyadush Shalihin.
🎙┃ Pemateri : Ustadz Abu Nafi' Sukadi, hafizhahullahu Ta'ala.
🗓┃ Hari, Tanggal : Jumat [Sebelum Maghrib], 22 Agustus 2025 M / 28 Safar 1447
🕌┃Tempat : Masjid AL-Qomar - Jl. Slamet Riyadi no. 414 A, Purwosari Solo



 Daftar Isi:

٢١٧- باب وجوب صوم رمضان وبَيان فضل الصيام وَمَا يتعلق بِهِ

Bab-27: Hukum Wajib Puasa di Bulan Ramadhan dan Penjelasan Keutamaan Puasa serta Hal-hal yang Berhubungan Dengannya

قَالَ الله تَعَالَى: {يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ} إِلَى قَوْله تَعَالَى: {شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنْزِلَ فِيهِ الْقُرْآنُ هُدىً لِلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِنَ الْهُدَى وَالْفُرْقَانِ فَمَنْ شَهِدَ مِنْكُمُ الشَّهْرَ فَلْيَصُمْهُ وَمَنْ كَانَ مَرِيضاً أَوْ عَلَى سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِنْ أَيَّامٍ أُخَرَ} الآية [البقرة: ١٨٣- ١٨٥] .

Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa,

(Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil). Karena itu, barangsiapa di antara kamu hadir (di negeri tempat tinggalnya) di bulan itu, maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu, dan barangsiapa sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa), sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang lain. - (QS. Al-Baqarah ayat 183-185)

Nabi Shallallahu ‘alaihi wa salam berpuasa hari Asyura sebelum diwajibkannya puasa Ramadhan. Bahkan Beliau Shallallahu ‘alaihi wa salam berpuasa Asyura di Mekkah sebelum hijrah ke Madinah.

Pada tahun kedua dari Hijrah, pada malam kedua dari Sya’ban, Allâh Azza wa Jalla mewajibkan puasa atas kaum Muslimin; dengan firman-Nya surat Al-Baqarah ayat 183.

وَأما الأحاديث فقد تقدمت في الباب الَّذِي قبله.

Adapun hadits-hadits dalam bab ini, telah disebutkan pada bab sebelumnya.

Selengkapnya: Riyadush Shalihin Bab-217 Hadits#1215-1218 | Hukum Wajib Puasa Ramadhan dan Penjelasan Keutamaan...

Al Qaul Al Mubin fi Huquqi An Nabiyyil Amin: Peringatan dari Sikap Ghuluw [Berlebih-lebihan] kepada Nabi ﷺ

Informasi Artikel ini:
Penulis: admin-alquransunnah
Dipublikasikan: 22 August 2025
Dibaca: 2512
  • manhaj

بسم الله الرحمن الرحيم

📚┃Materi:"Al Qaul Al Mubin fi Huquqi An Nabiyyil Amin"
✍🏼┃Karya: Ustadz Mohammad Alif, Lc Hafidzahullah
🎙┃Pemateri: Ustadz Mohammad Alif, Lc Hafidzahullah (Pengajar Ilmu Syar'i Pondok Pesantren Imam Bukhari)
🗓┃Hari & Tanggal: Hari Jum'at, 22 Agustus 2025/ 28 Shafar 1447 H
🕰┃Waktu: Ba'da Maghrib - Isya'
🕌┃Tempat: Masjid Al-Qomar - Jl. Slamet Riyadi No. 414 Rel Bengkong Purwosari, Solo, Jawa Tengah 57142


 


Telah berlalu pembahasan mengenai hak-hak Nabi ﷺ, yaitu:

  • Wajib mengenal Nabi ﷺ
  • Mengimani nabi
  • Mencintai Nabi ﷺ
  • Mentaati Nabi ﷺ
  • Meneladani Nabi ﷺ
  • Memuliakan Nabi ﷺ
  • Membela dan menolong Nabi ﷺ
  • Meninggalkan bid’ah
  • Mengagungkan sunnah-sunnah Nabi ﷺ
  • Larangan menyelisihi sunnah-sunnah Nabi ﷺ
  • Menghidupkan Sunnah-sunnah Nabi ﷺ
  • Haramnya Mencela Para Sahabat Nabi ﷺ
  • Kewajiban Mencintai Ahlul Bait Nabi ﷺ
  • Membenarkan Apa yang telah Dikabarkan Nabi ﷺ

باب التحذير من الغلو في النبي ﷺ

Bab: Peringatan dari Sikap Ghuluw [Berlebih-lebihan] kepada Nabi ﷺ

1. Allah Subhanahu wa ta’ala berfirman,

قُلْ يَا أَهْلَ الْكِتَابِ لَا تَغْلُوا فِي دِينِكُمْ غَيْرَ الْحَقِّ وَلَا تَتَّبِعُوا أَهْوَاءَ قَوْمٍ قَدْ ضَلُّوا مِن قَبْلُ وَأَضَلُّوا كَثِيرًا وَضَلُّوا عَن سَوَاءِ السَّبِيلِ [المائدة: ٧٧]

Katakanlah: "Hai Ahli Kitab, janganlah kamu berlebih-lebihan (melampaui batas) dengan cara tidak benar dalam agamamu. Dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu orang-orang yang telah sesat dahulunya (sebelum kedatangan Muhammad) dan mereka telah menyesatkan kebanyakan (manusia), dan mereka tersesat dari jalan yang lurus". [QS. Al-Maidah ayat 77].

2. Allah Subhanahu wa ta’ala berfirman,

يَا أَهْلَ الْكِتَابِ لَا تَغْلُوا فِي دِينِكُمْ وَلَا تَقُولُوا عَلَى اللَّهِ إِلَّا الْحَقَّ ۚ [النساء:١٧١].

Wahai Ahli Kitab, janganlah kamu melampaui batas dalam agamamu, dan janganlah kamu mengatakan terhadap Allah kecuali yang benar. [QS. An-Nisa’ ayat 171].

Selengkapnya: Al Qaul Al Mubin fi Huquqi An Nabiyyil Amin: Peringatan dari Sikap Ghuluw [Berlebih-lebihan]...

Tafsir Surat Al-Qalam Ayat 8-16[Bagian 2]

Informasi Artikel ini:
Penulis: admin-alquransunnah
Dipublikasikan: 21 August 2025
Dibaca: 3216
  • Tafsir Al-Quran

بسم الله الرحمن الرحيم

📚 ┃Al-Mukhtaṣar fī Tafsīr Al-Qur`ān Al-Karīm
🎙┃ Ustadz Abdul Fattach, S.Pd.i حفظه الله تعالى - Staff Pengajar Ponpes Al-Madinah Surakarta
🗓┃Kamis, 21 Agustus 2025 / 27 Shafar 1446 H
🕰┃ Ba'da Maghrib - Isya
🕌┃ Masjid Ponpes Joglo Qur'an - Boyolali



Tadabbur Surat Al-Qalam - 2

Setelah memuji Allâh dan bershalawat atas Nabi-Nya, Ustadz mengawali kajian dengan mengingatkan kita untuk selalu bersyukur atas nikmat yang telah Allah Ta’ala berikan hingga masih dipertemukan dalam majelis ilmu setelah melakukan shalat maghrib berjama'ah, semoga amalan-amalan kita diterima dan menjadikannya jalan mudah bagi kita menuju surga Allah ﷻ.

Ustadz mengingatkan untuk selalu istiqomah dalam menuntut ilmu, apapun keadaannya. Paling tidak setiap pekan disempatkan dalam menuntut ilmu.

Karena kedudukan dan pahala yang besar bagi para penuntut ilmu, sampai-sampai segala sesuatu, baik di langit maupun di bumi memintakan ampun untuknya. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

صاحب العلم يستغفر له كل شيء حتى الحوت في البحر

“Segala sesuatu memintakan ampun bagi ahlul ilmi, sampai-sampai ikan di lautan.” (HR. Abu Ya’la. Dinilai shahih oleh Syaikh Albani dalam Shahih wa Dha’if Al-Jaami’ Ash-Shaghir no. 7201)

Allah ﷻ  berfirman,

اشهَدُوا أُنِّي قًدْ غَفَرْتُ لَهُمْ ذُنُوبَهُمْ

“Persaksikanlah, sungguh Aku telah mengampuni dosa-dosa mereka.” - HR. Ibnu Hibban No. 1887, dan dinyatakan sahih oleh Al-Arnauth.

Pada pertemuan sebelumnya telah dibahas tafsir surat Al-Qalam ayat 1-7.

Tafsir Surat Al-Qalam ayat 8-16

📖 Allah Subhanahu wa ta’ala berfirman,

، فَلَا تُطِعِ الْمُكَذِّبِينَ،

Maka janganlah kamu mengikuti orang-orang yang mendustakan (ayat-ayat Allah). (QS. Al-Qalam : 8)

💡 Tafsir:

Pada ayat sebelumnya disebutkan bahwa Allah ﷻ memuji Nabi ﷺ dengan akhlak yang baik. Pada ayat ini, kita disuruh menjauhi orang-orang yang berakhlak buruk, yaitu suka berdusta. Akhlak terburuk adalah mendustakan ayat-ayat-Nya.

Sebab itu, janganlah kamu -wahai Rasul- mengikuti orang-orang yang mendustakan ajaran yang kamu bawa.

Selengkapnya: Tafsir Surat Al-Qalam Ayat 8-16[Bagian 2]

  • Ushulus Sunnah - Imam Ahmad #6 | Bab ke-3: Beriman kepada Takdir
  • Mukhtashar fii Khuluqil Muslim#2: Akhlak Muslim kepada Allah ﷻ
  • Kitab Tauhid Bab 36 | Riya': Definisi, Hukum dan Jenisnya
  • Syarah Fadhlul Islam#9: Istiqamah - Kunci Kemenangan
  • Khulasatul Kalam: Do'a Sesudah Tasyahud Akhir
  • Syarah Aqidah Wasithiyah: Beriman Kepada Hari Akhir
  • Mensyukuri Nikmat Kemerdekaan
  • Ad-Daa wa Dawaa' #5: Berdo'a dengan Ismul A'dzom

Halaman 110 dari 346

  • 105
  • 106
  • 107
  • 108
  • 109
  • 110
  • 111
  • 112
  • 113
  • 114