بِسْــــــــــــــــــمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
📚┃ Materi : Jangan Bangga dengan Kebaikan
🎙┃ Pemateri : Ustadz Ihsan Abu Hamam hafizhahullah. (Pengasuh Ponpes Al-Madinah Surakarta)
🗓️┃ Hari, Tanggal : Ahad, 26 April 2026 M / 8 Dzulqa’dah 1447
🕌┃ Tempat : Masjid Al-Ikhlas - Safira Residence Singopuran
📖┃Daftar Isi:
Setelah memuji Allâh dan bershalawat atas Nabi-Nya Ustadz mengawali kajian dengan mengingatkan kita untuk selalu bersyukur atas nikmat yang telah Allah Ta’ala berikan hingga masih diberikan hidayah dan kemudahan dalam menjalankan ibadah dan aktivitas kehidupan lainnya.
Ketahuilah, bahwa bangga (ujub) dengan kebaikan akan membahayakan kebaikan itu sendiri. Kebaikan tersebut tidak akan lagi bernilai kebaikan.
Dari Ibnu ‘Umar Radhiyallahu’anhuma, dia berkata, ‘Rasulullah ﷺ bersabda,
«ثَلاثٌ مُهْلِكَاتٌ: شُحٌّ مُطَاعٌ، وَهَوًى مُتَّبَعٌ، وَإِعْجَابُ الْمَرْءِ بنفْسِهِ»
“Tiga perkara yang membinasakan; kebakhilan yang ditaati, hawa nafsu yang diikuti, dan takjubnya seseorang terhadap dirinya sendiri.” (HR. at-Thabraniy di dalam al-Mu’jam al-Kabiir)
Al-muhlikaat adalah perkara-perkara yang menjerumuskan kepada kebinasaan.
ʙɪꜱᴍɪʟʟᴀʜ
📚┃Materi : Al-Qur'an Bukan Hanya Sekedar Dibaca.
🎙┃ Pemateri : Ustadz Abu Faaza Ridwan Lc. MH. hafizhahullahu.
🗓┃ Hari, Tanggal : Jum'at [Ba'da Maghrib], 24 April 2026 M / 6 Dzulqa'idah 1447 H
🕌┃Tempat : Masjid AL-Qomar - Jl. Slamet Riyadi no. 414 A, Purwosari Solo.
Setelah memuji Allâh dan bershalawat atas Nabi-Nya Ustadz mengawali kajian dengan mengingatkan kita untuk selalu bersyukur atas nikmat yang telah Allah Ta’ala berikan hingga masih dipertemukan dalam majelis ilmu.
Sangat disayangkan betapa banyak diantara umat Islam yang begitu semangat membaca Al-Qur’an, tetapi sangat sedikit yang merenungi dan mentadabburinya. Padahal inti tujuan diturunkannya Al-Qur’an adalah untuk diketahui kandungan maknanya dan diamalkan.
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَـٰنِ الرَّحِيمِ
📚┃Materi : Syarah Kitab Riyadush Shalihin. Hadits: https://shamela.ws/
🎙┃ Pemateri : Ustadz Abu Nafi' Sukadi, hafizhahullahu Ta'ala.
🗓┃ Hari, Tanggal : Jum'at [Sebelum Maghrib], 24 April 2026 M / 6 Dzulqa'idah 1447 H
🕌┃Tempat : Masjid AL-Qomar - Jl. Slamet Riyadi no. 414 A, Purwosari Solo
٤٤ ـ بَابُ تَوْقِيرِ الْعُلَمَاءِ وَالْكِبَارِ وَأَهْلِ الْفَضْلِ وَتَقْدِيمِهِمْ عَلَى غَيْرِهِمْ، وَرَفْعِ مَجَالِسِهِمْ، وَإِظْهَارِ مَرَاتِبِهِمْ
٣/٣٥٠ ـ وَعَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مَسْعُودٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: ((لِيلِينِي مِنكُمْ أُولُو الْأَحْلَامِ وَالنَّهْيِ، ثُمَّ الَّذِينَ يَلُونَهُمْ)) ثَلاثًَا ًً ((وَإِيَّاكُمْ وَهَيْشَاتِ الْأَسْوَاقِ)) رَوَاهُ مُسْلِمٌ.
350. Dari Abdullah bin Mas'ud radhiyallahu'anhu, dia berkata: "Rasulullahﷺ bersabda: 'Hendaklah orang-orang dewasa dan yang pandai menempati posisi setelahku, kemudian orang-orang di bawah mereka.' Beliau mengatakan hal itu tiga kali. (Beliau melanjutkan): 'Dan janganlah kalian bercampur baur seperti orang-orang di pasar.'" (HR. Muslim)
Hadits ini diriwayatkan oleh Imam Muslim no. (432) (123).
******
٤/٣٥١ ـ وَعَنْ أَبِي يَحْيَى وَقِيلَ: أَبِي مُحَمَّدٍ سَهْلٌ بْنُ أَبِي حَثْمَةَ ـ بِفَتْحِ الْحَاءِ الْمَهْمَلَةِ، وَإِسْكَانِ التَّاءِ الْمُثَلَّثَةِ الْأَنْصَارِيِّ ـ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ ـ قَالَ انْطَلَقَ عَبْدُ اللَّهِ ابْنُ سَهْلٍ وَمُحَيْصَةُ بْنُ مَسْعُودٍ إِلَى خَيْبَرَ وَهِيَ يَوْمَئِذٍ صُلْحٌ، فَتَفَرَّقَا، فَأَتَى مُحَيْصَةُ إِلَى عَبْدِ اللَّهِ بْنِ سَهْلٍ وَهُوَ يَتَشَحَّطُ فِي دَمِهِ قَتِيلًا، فَدَفَنَهُ، ثُمَّ قَدَمَ الْمَدِينَةَ فَانْطَلَقَ عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ سَهْلٍ وَمُحَيْصَةُ وَحُوَيْصَةُ ابْنَا مَسْعُودٍ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْه وَسَلَّمَ، فَذَهَبَ عَبْدُ الرَّحْمَنِ يَتَكَلَّمُ فَقَالَ: ((كَبِّرْ كَبِّرْ)) وَهُوَ أَحَدَثُ الْقَوْمِ، فَسَكَتَ، فَتَكَلَّمَا فَقَالَ: ((أَتَحْلِفُونَ وَتَسْتَحِقُّونَ قَاتِلَكُمْ؟)) وَذَكَرَ تَمَامَ الْحَدِيثِ. مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ. وَقَوْلُهُ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: ((كَبِّرْ كَبِّرْ)) مَعْنَاهُ: يَتَكَلَّمُ الْأَكْبَرُ.
351. Dari Abu Yahya, namun ada yang mengatakan: Abu Muhammad Sahl bin Abi Hatsmah al-Anshari radhiyallahu'anhu, dia berkata: Abdullah bin Sahl dan Muhayyishah bin Mas'ud pergi ke Khaibar. Waktu itu Khaibar masih tempat yang damai. Lalu mereka pun berpisah. Kemudian Muhayyishah datang ke tempat Abdullah bin Sahl, sedangkan saat itu Abdullah bin Sahl sudah terbunuh berlumuran darah. Maka Muhayyishah langsung menguburkannya. Kemudian dia pergi ke Madinah. Lalu Abdurrahman bin Sahl, juga Muhayyishah dan Huwayyishah, yang keduanya adalah putra Mas'ud, datang kepada Nabi ﷺ. Abdurrahman mulai membuka pembicaraan, lantas beliau bersabda: "Yang tua, yang tua dahulu yang berbicara." Waktu itu Abdurrahman adalah orang yang paling muda, maka dia diam. Selanjutnya Muhayyishah dan Huwayishah berbicara, lantas Rasulullah ﷺ menanggapi: "Apakah kalian mau bersumpah dan menuntut hak kepada orang yang membunuhnya?" Sesudah itu, dia menyebutkan kelengkapan hadits ini. (Muttafaq 'alaih)
Hadits ini diriwayatkan oleh Imam al-Bukhari (VI/275-Fathul Bâri) dan juga Muslim (1669) (6).
*****
٥/٣٥٢ وَعَنْ جَابِرٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَجْمَعُ بَيْنَ الرَّجُلَيْنِ مِنْ قَتْلَى أُحُدٍ يَعْنِي فِي الْقَبْرِ، ثُمَّ يَقُولُ: ((أَيُّهُمَا أَكْثَرُ أَخْذًا لِلْقُرْآنِ؟)) فَإِذَا أُشِيرَ لَهُ إِلَى أَحَدِهِمَا قَدَّمَهُ فِي اللَّحْدِ. رَوَاهُ الْبُخَارِيُّ.
352. Dari Jabir radhiyallahu'anhu bahwasanya Nabi ﷺ mengumpulkan dua orang yang mati terbunuh dalam perang Uhud, yakni di dalam satu kuburan, kemudian beliau bersabda: "Mana di antara kedua orang ini yang lebih banyak menghafal al-Qur'an?" Lalu ada seseorang yang menunjuk kepada salah seorang di antara mereka, maka beliau mendahulukan orang yang lebih banyak menghafal al-Qur'an itu ke dalam lahad (liang kubur). (HR. Al-Bukhari)
[Shahih Muslim no. 432 - 123]
Hadits ini diriwayatkan oleh al-Bukhari (III/211-Fathul Bâri).
*****
٦/٣٥٣ ـ وَعَنِ ابْنِ عُمَرَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُمَا أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ ((أَرَانِي فِي الْمَنَامِ أَتَسَوَّكَ بِسُواكٍ، فَجَاءَنِي رَجُلَانِ، أَحَدُهُمَا أَكْبَرُ مِنَ الْآخَرِ، فَنَاوَلْتُ السِّوَاكَ الْأَصْغَرَ، فَقِيلَ لِي: كَبِّرْ، فَدَفَعْتُهُ إِلَى الْأَكْبَرِ مِنْهُمَا)) رَوَاهُ مُسْلِمٌ مُسْنَدًا، وَالْبُخَارِيُّ تَعْلِيقًا.
353. Dari Ibnu Umar Radhiyallahu'anhuma, bahwasanya Nabi ﷺ bersabda: "Aku bermimpi seakan-akan aku bersugi (menyikat gigi) dengan kayu siwak; hingga ada dua orang yang datang kepadaku, salah satunya lebih tua daripada orang yang lainnya. Kemudian kayu siwak itu aku berikan kepada orang yang lebih muda, lantas ada seorang yang berkata kepadaku: 'Berikan kepada yang lebih tua!' Maka aku memberikan siwak tadi kepada orang yang lebih tua di antara keduanya." (HR. Muslim secara musnad [dengan sanad] dan al-Bukhari menukilnya secara mu'allaq).
Hadits ini diriwayatkan oleh al-Bukhari (I/356-Fathul Bâri) dengan mu'allaq dan Muslim (2271).
*****
٧/٣٥٤ ـ وَعَنْ أَبِي مُوسَى رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: ((إِنَّ مِنْ إِجْلَالِ اللَّهِ تَعَالَى إِكْرَامَ ذِي الشَّيْبَةِ الْمُسْلِمِ، وَحَامِلِ الْقُرْآنِ غَيْرَ الْغَالِي فِيهِ، وَالْجَافِي عَنْهُ، وَإِكْرَامِ ذِي السُّلْطَانِ الْمُقْسِطِ)) حَدِيثٌ حَسَنٌ رَوَاهُ أَبُو دَاوُدَ.
354. Dari Abu Musa Radhiyallahu'anhu, dia mengutarakan: "Rasulullah ﷺ pernah bersabda: 'Sesungguhnya di antara bentuk pengagungan Allah ta'ala adalah memuliakan orang Muslim yang mempunyai uban (sudah tua), memuliakan orang yang membaca (menghafal) al-Qur-an namun tidak melebihi batasan yang ditetapkan dan tidak pula mengabaikannya, serta memuliakan penguasa yang adil." (Hadits hasan, diriwayatkan oleh Abu Dawud)
Hadits hasan. Diriwayatkan oleh Abu Dawud (4843) dengan sanad yang hasan. Sebagaimana dikatakan oleh dua orang Hafizh, al-Iraqi dan Ibnu Hajar.
•┈┈┈┈┈┈•❀❁✿❁❀•┈┈┈┈┈•
اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ أَنْ أُشْرِكَ بِكَ وَأَنَا أَعْلَمُ ، وَأَسْتَغْفِرُكَ لِمَا لا أَعْلَمُ
“Ya Allah, aku meminta pada-Mu agar dilindungi dari perbuatan syirik yang kuketahui dan aku memohon ampun pada-Mu dari dosa syirik yang tidak kuketahui”.
وبالله التوفيق وصلى الله على نبينا محمد وعلى آله وصحبه وسلم
Halaman 13 dari 345