ʙɪꜱᴍɪʟʟᴀʜ
🎙Bersama: Al Ustadz Abu Adib حفظه الله تعالى
📘 Kitab : Syarhus-Sunnah Al-Barbahari | Ta'liq oleh: Syaikh Fauzan Al Fauzan Hafidzahullah.
Download Matan KitabTerjemah Matan Kitab Syaarah Kitab - Syaikh Fauzan
🗓 Hari : 29 Dzulhijjah 1446 / 25 Juni 2025
🕰 Waktu: ba'da maghrib - isya
🕌 Tempat: Jajar Islamic Center Surakarta
Pertemuan#2: Peringatan untuk Bersyukur atas Nikmat Islam dan Berusaha Istiqamah di Dalamnya
Ini adalah satu penegasan atau pengakuan darimu bahwa kita diberi Islam ini, merupakan fadhilah dari Allah ﷻ yang telah Allah berikan hidayah kepada Islam ini berupa bimbingan ketetapan, istiqamah dan teguh di atasnya.
Bukan karena usaha dan kekuatan kita. Nikmat Islam adalah taufik dari Allah kepada kita sehingga kita lahir dalam keadaan Islam karena orang tua kita Islam. Jika kita dari keturunan kafir, maka akan lain cerita kita. Hidayah Islam adalah hidayah taufik dari Allah ﷻ.
📃 Penjelasan:
Andaikan kita tidak mendapatkan hidayah, maka kita tidak akan mendapatkan kenikmatan surga yang kita dambakan. Karena tidak ada yang dapat masuk surga kecuali karena iman dan Islam, maka kita syukuri Islam ini dengan kita pelajari islam dan menjaganya dengan mentaati perintah Allah ﷻ dan diberi keistiqomahan di dalamnya. Agar Allah ﷻ berikan hidayah Islam hingga maut menjemput kita.
Allah ﷻ berfirman dalam Al-Qur’an surat Ali Imran ayat 102:
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اتَّقُوا اللّٰهَ حَقَّ تُقٰىتِهٖ وَلَا تَمُوْتُنَّ اِلَّا وَاَنْتُمْ مُّسْلِمُوْنَ
“Wahai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dengan sebenar-benar takwa kepada-Nya dan janganlah kamu mati kecuali dalam keadaan Muslim”. (Qs. Al-Imran: 102)
بِسْـمِ اللَّهِ الرحمن الرحيم
📚┃Materi : Semangat Salaf dalam Meraih Surga
🎙┃ Pemateri : Ustadz Mohammad Alif, Lc Hafizhahullah (Pengajar Ilmu Syar'i Pondok Pesantren Imam Bukhori)
🗓┃ Hari, Tanggal : Selasa , 24 Juni 2025 M / 28 Dzulhijjah 1446
🕌┃Tempat : Masjid Miftahul Jannah - Bacem Sukoharjo.
Setelah memuji Allâh dan bersyukur atas nikmat yang telah Allah Ta’ala berikan Ustadz mengawali kajian dengan menjelaskan makna salaf.
Merekalah generasi terbaik dan Allah ﷻ meridhoi mereka. Semangat dan cita-cita mereka dapat kita lihat dari sejarah perjuangan mereka.
Beberapa dalil yang menjelaskan pentingnya memiliki cita-cita yang tinggi.
فَٱصْبِرْ كَمَا صَبَرَ أُو۟لُوا۟ ٱلْعَزْمِ مِنَ ٱلرُّسُلِ
Maka bersabarlah kamu seperti orang-orang yang mempunyai keteguhan hati dari rasul-rasul telah bersabar...
Maka bersabarlah (wahai rasul) atas apa yang menimpamu berupa gangguan dari kaummu yang mendustakanmu sebagaimana para rasul ulul azmi sebelummu bersabar. Mereka (menurut pendapat yang masyhur) adalah Nuh, Ibrahim, Musa, Isa, dan kamu salah satu dari mereka.
Maka, kita diperintah untuk bersabar dalam ketaatan, Sabar dalam meninggalkan larangan dan sabar dalam menerima ujian.
۞ وَسَارِعُوٓا۟ إِلَىٰ مَغْفِرَةٍ مِّن رَّبِّكُمْ وَجَنَّةٍ عَرْضُهَا ٱلسَّمَٰوَٰتُ وَٱلْأَرْضُ أُعِدَّتْ لِلْمُتَّقِينَ
Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa,
Hai orang-orang beriman, berlomba-lombalah kalian dalam beramal shalih agar kalian dapat meraih ampunan dari Tuhan atas dosa-dosa kalian, dan masuk surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang Allah siapkan bagi orang-orang yang mentaati perintah dan menjauhi larangan-Nya.
بِسْــــــــــــــــــمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
Tiga Perkara Penyebab Tegaknya Khilafah
Melanjutkan pembahasan mengenai Kepemimpinan dalam Islam. Dalam pertemuan sebelumnya telah dibahas mengenai kewajiban mendengar dan taat kepada pemimpin kaum Muslimin.
Prinsip ini bukan semata-mata urusan politik, tetapi merupakan bagian dari akidah dan ibadah yang bersumber langsung dari Al-Qur’an dan Sunnah Nabi Muhammad ﷺ.
Allah ﷻ berfirman:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا أَطِيعُوا اللَّهَ وَأَطِيعُوا الرَّسُولَ وَأُولِي الْأَمْرِ مِنكُمْ
“Wahai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul (Nya), dan ulil amri (pemimpin) di antara kalian.” (QS. An-Nisā’: 59)
Poin penting pertemuan sebelumnya adalah sebagai berikut :
Khilafah akan tegak dengan tiga perkara:
1. Pilihan yang disepakati oleh orang-orang pilihan. Dimana mereka memiliki ilmu dan ibrah. Jika ahli ilmu telah memilihnya dan dibaiat, maka wajib bagi semua orang untuk mentaatinya seperti halnya Khilafah Abu Bakar Ash-Shiddiq yang dipilih tokoh sahabat.
Tidak semua kaum muslimin ikut memilih, seperti yang terjadi sekarang, cukup Ahlul halli Wal 'aqdi yaitu orang-orang yang cukup ilmu dan kemampuan untuk memilih sesuai syariát. Memilih dengan pemilu, hakikatnya bukan aturan dalam islam. Ahlul halli wal aqdi (أهل الحل والعقد) adalah istilah dalam Islam yang merujuk pada sekelompok orang yang memiliki otoritas untuk membuat keputusan penting, terutama dalam masalah kepemimpinan dan urusan umat.
Selengkapnya: Risalah Ila Ahli Qaseem: Tiga Perkara Penyebab Tegaknya Khilafah
Halaman 121 dari 324