بسم الله الرحمن الرحيم
📚┃Materi : “Mengevaluasi Peran Ayah Bunda Dalam Pendidikan Anak”
🎙┃Pemateri : Ustadz Dr. Sufyan Bin Fuad Baswedan. Lc, M.A. حفظه الله تعالى
🗓┃Hari & Tanggal : Jum'at, 4 Sya’ban 1447 H | 23 Januari 2026 M
🕰┃Waktu : 09.00 - 11.00 WIB
🕌┃Tempat : Masjid Ibaadurrahmaan Goro Assalaam. Jl. A. Yani No.308, Gumpang Lor, Pabelan, Kec. Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah
📖┃Daftar Isi :
Mendidik Anak, Tiket Menuju Surga
Pertemuan#3: Peran Orang Tua dalam Pendidikan Anak
Pada pertemuan sebelumnya (Pertemuan #1) atau (Pertemuan #2) telah dibahas mengenai:
Bab 1: Kewajiban Orang Tua Dalam Mendidik Anak
Bab 2: Keutamaan Mendidik Anak Perempuan dalam Islam
Selengkapnya: Mendidik Anak - Tiket Menuju Surga #3: Peran Orang Tua dalam Pendidikan Anak #1
بسم الله الرحمن الرحيم
📚 ┃Al-Mukhtaṣar fī Tafsīr Al-Qur`ān Al-Karīm
🎙┃ Ustadz Abdul Fattach, S.Pd.i حفظه الله تعالى - Staff Pengajar Ponpes Al-Madinah Surakarta
🗓┃Pertemuan 2: Kamis, 22 Januari 2026 / 3 Sya'ban 1447 H
🕰┃ Ba'da Isya [19:30-20:30]
🕌┃ Masjid Ponpes Joglo Qur'an - Boyolali
Telah berlalu tafsir ayat 1-3:
1. Al-Qur'an adalah kalamullah wahyu kepada Nabi ﷺ yang disampaikan oleh malaikat Jibril.
2. Surat ini membicarakan makhluk Allah ﷻ: Jin, yaitu makhluk yang terbuat dari api yang merupakan keturunan dari iblis. Golongan jin ada yang muslim dan kafir.
3. Menetapkan Tauhid asma' wa shifat yaitu sifat uluw bagi Allah ﷻ dan Tauhid Rububiyah Allah ﷻ.
بسم الله الرحمن الرحيم
٨ .استقامة القلب
Bab 8: Keteguhan (Istiqamah)-nya Hati
Istiqamahnya hati merupakan fondasi keimanan dan amal shaleh, karena hati yang istiqamah (lurus dan teguh) akan menggerakkan seluruh anggota tubuh untuk taat, membawa ketenangan, perlindungan Allah, kebahagiaan dunia, serta jaminan surga di akhirat, menjauhkan dari rasa takut dan sedih, serta menjadi kunci kesuksesan sejati dalam menjalani hidup. Tanpa istiqamah hati, keimanan dan amalan tidak akan kokoh dan mudah goyah.
Imam Ahmad meriwayatkan dari Anas bin Malik, semoga Allah meridainya, yang berkata: Rasulullah shalla Allahu alaihi wa sallam bersabda:
لا يَسْتَقِيمُ إِيمَانُ عَبْدٍ حَتَّى يَسْتَقِيمَ قَلْبُهُ، وَلَا يَسْتَقِيمُ قَلْبُهُ حَتَّى يَسْتَقِيمَ لِسَانُّهُ، وَلَا يَدْخُلُ رَجُلٌ الْجَنَّةَ لا يَأْمَنُ جَارُهُ بَوَائِقَهُ
“Iman seorang hamba tidak akan teguh sampai hatinya teguh, dan hatinya tidak akan teguh sampai lidahnya teguh, dan tidak seorang pun akan masuk surga jika tetangganya tidak terbebas dari perbuatan jahatnya.” (Diriwayatkan oleh Ahmad (13048), dan dinilai sahih oleh Al-Albani dalam Sahih al-Targhib wa al-Tarhib (2554)).
Halaman 9 dari 324