Kitab Tauhid Bab 44 | Ucapan Seseorang "Atas Kehendak Allah ﷻ dan Kehendakmu"

Informasi Artikel ini:
Penulis: admin-alquransunnah
Dipublikasikan: 03 February 2026
Dibaca: 2375
  • Kitab Tauhid

بسم الله الرحمن الرحيم

🎙Bersama: Al Ustadz Fuad Efendi Lc.,M.H حفظه الله تعالى
📘 Materi : Kitab Tauhid Bab 44 | Ucapan Seseorang "Atas Kehendak Allah ﷻ dan Kehendakmu" - Pertemuan 1-2
🗓 Hari : Selasa, 8 Sya’ban 1447 / 27 Januari 2026 | 15 Sya’ban 1447 / 3 Februari 2026 
🕰 Waktu: Ba'da Maghrib - Isya'
🕌 Tempat: Masjid Jajar Surakarta
📖 Daftar Isi:

  1.  Bab-44 | Ucapan Seseorang "Atas Kehendak Allah ﷻ dan Kehendakmu" #1
    1. Pendahuluan
    2. Matan Hadits ke-1:


 Bab-44 | Ucapan Seseorang "Atas Kehendak Allah ﷻ dan Kehendakmu" #1

٤٣ - قول: ماشاء الله وشئت

Bab 44: Ucapan Seseorang "Atas Kehendak Allah ﷻ dan Kehendakmu". 

Pendahuluan

Pada bab sebelum-sebelumnva telah kita sebutkan berbagai macam bentuk orang-orang yang mengambil tandingan-tandingan bagi Allah ﷻ. Di antara bentuk mengambil tandingan bagi Allah adalah dengan mengatakan, "Atas kehendak Allah dan kehendakmu".

Secara umum, perkataan semacam ini dapat dikategorikan menjadi beberapa jenis:

  1. Pertama, yaitu perkataan, مَا شَاءَ اللهُ وحده "Atas kehendak Allah semata", Perkataan semacam ini adalah perkataan yang disunnahkan.
  2. Kedua, yaitu perkataan, ماشاء الله ثم شئت "Atas kehendak Allah kemudian atas kehendakmu". Hukum perkataan jenis kedua ini adalah dibolehkan namun tidak dianjurkan. Meskipun perkataan ini disebutkan dalam hadits. namun akan kita sebutkan bahwa terdapat dalam riwayat yang lain bahwa Nabi Muhammad ﷺ menganjurkan untuk mengucapkan jenis perkataan yang pertama saja.
  3. Ketiga, yaitu perkataan, ماشاء الله وشئت “Atas kehendak Allah dan kehendakmu”. Jenis yang ketiga ini terlarang karena mengandung kesyirikan dalam lafal. Letak kesyirikannya ada pada huruf و (dan) yang mengandung penyetaraan makhluk dengan Allah ﷻ. Jenis perkataan ketiga inilah yang akan menjadi pembahasan kita pada bab ini.

Matan Hadits ke-1:

Qutaibah berkata:

 أَنَّ يَهُوْدِيًّا أَتَى النَّبِيَّ، فَقَالَ: إِنَّكُمْ تُشْرِكُوْنَ تَقُوْلُوْنَ: مَا شَاءَ اللهُ وَشِئْتَ، وَتَقُوْلُوْنَ: وَالْكَعْبَةِ، فَأَمَرَهُمُ النَّبِيُّ إِذَا أَرَادُوْا أَنْ يَحْلِفُوْا أَوْ يَقُوْلُوْا: وَرَبِّ الْكَعْبَةِ وَأَنْ يَقُوْلُوْا: مَا شَاءَ اللهُ ثُمَّ شِئْتَ

“Bahwa ada seorang Yahudi datang kepada Rasulullah, lalu berkata: “Sesungguhnya kamu sekalian telah melakukan perbuatan syirik, kalian mengucapkan: ‘atas kehendak Allah dan kehendakmu’ dan mengucapkan: ‘demi Ka’bah’, maka Rasulullah memerintahkan para sahabat apabila hendak bersumpah supaya mengucapkan: ‘demi Rabb Pemilik ka’bah’, dan mengucapkan: ‘atas kehendak Allah kemudian atas kehendakmu’. (HR. An Nasa’i dan ia nyatakan sebagai hadits shahih)

Selengkapnya: Kitab Tauhid Bab 44 | Ucapan Seseorang "Atas Kehendak Allah ﷻ dan Kehendakmu"

Adabul Mufrad Bab 283-287 | Hadits no. 652-661 | Beberapa Macam Do'a dan Adab-adabnya

Informasi Artikel ini:
Penulis: admin-alquransunnah
Dipublikasikan: 02 February 2026
Dibaca: 1749
  • Adabul Mufrad

بِسْـمِ اللَّهِ الرحمن الرحيم

📚┃Materi : Kitab Adabul Mufrad  | Hadits:  https://shamela.ws
🎙┃ Pemateri : Ustadz Yunan Hilmi, Lc Hafizhahullah (Pengajar Ilmu Syar'i Pondok Pesantren Imam Bukhori)
🗓┃ Hari/ Tanggal : Senin, 2 Februari 2026 M / 14 Sya’ban 1447 H
🕌┃Tempat : Masjid Al-Ikhlas - Adi Sucipto Jajar Solo.
📖┃Daftar Isi:

  1. BAB-283. BERDO'A (AGAR) DIBERI UMUR PANJANG
    1. 📖 Hadits ke-652: Bolehnya Mohon Dikaruniai Umur Panjang


٢٨٣ - بَابُ مَنْ دَعَا بِطُولِ الْعُمُرِ

BAB-283. BERDO'A (AGAR) DIBERI UMUR PANJANG

📖 Hadits ke-652: Bolehnya Mohon Dikaruniai Umur Panjang

652. Qutaibah mengabarkan kepada kami, ia berkata: Al-Laits mengabarkan kepada kami dari Yazid bin Abi Habib, dari Abul Hasan maula Ummu Qais binti Mihshan:

٦٥٢ - عَنْ أُمِّ قَيْسٍ، أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَهَا: " مَا قَالَتْ: طَالَ عُمْرُهَا؟ "، وَلَا نَعْلَمُ امْرَأَةً عُمِّرَتْ مَا عُمِّرَتْ. ضعيف

Dari Ummu Qais bahwa Nabi ﷺ bersabda kepadanya: "Tidakkah ia mengucapkan (ketika berdo'a agar) umurnya panjang?" Padahal, kami tidak mengetahui seorang wanita yang dikaruniai umur panjang seperti dirinya.

📖 lsnadnya dha'if. Karena Abul Hasan Maula Ummu Qais majhul. Diriwayatkan Ahmad (6/356) dan An-Nasa’i; Kitab Al-Janaa'iz. Bab Ghaslul Mayyit bil Hamim (1881).

Selengkapnya: Adabul Mufrad Bab 283-287 | Hadits no. 652-661 | Beberapa Macam Do'a dan Adab-adabnya

Manajemen Kecemasan: Ketika Tawakal Menjadi Senjata Utama

Informasi Artikel ini:
Penulis: admin-alquransunnah
Dipublikasikan: 29 January 2026
Dibaca: 1364

Bismillah

 
✒️┃Materi : MANAJEMEN CEMAS : KETIKA TAWAKAL MENJADI SENJATA UTAMA
🎙┃Narasumber : Ustadz Isa Anshori,Lc. حفظه الله تعالى
      - Pengajar ilmu syar'i Pondok Pesantren Imam Bukhori
🕌┃Tempat : 📍Masjid Al Kautsar Puri Gading Jl. Puri Gading Raya Perum Puri Gading, Dusun I, Grogol, Kec. Grogol, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah 57157


Kecemasan dan stres menjadi masalah yang semakin umum di seluruh dunia, termasuk di kalangan umat Islam. Kecemasan adalah perasaan takut, khawatir, atau gelisah yang wajar sebagai reaksi terhadap stres, tetapi dapat menjadi gangguan jika berlebihan, sulit dikendalikan, dan mengganggu aktivitas harian.

Di tengah-tengah kesibukan dan tekanan hidup, Islam menawarkan doa-doa yang berfungsi sebagai obat bagi hati yang gelisah.  Nabi Muhammad ﷺ telah mengajarkan banyak doa yang dapat membantu seorang Muslim meraih ketenangan dalam menghadapi rasa cemas dan stres. Akan tetapi do'a sebagai senjata kaum muslimin, tidak akan mempan jika tidak diimbangi dengan tauhid yang kuat. Dan sikap tawakal adalah buah dari tauhid yang benar.

Selengkapnya: Manajemen Kecemasan: Ketika Tawakal Menjadi Senjata Utama

  • Ushulus Sunnah - Imam Ahmad #21 - Tamat | Bab-19. Kemunafikan adalah Kekufuran | 20. Surga dan Neraka adalah Makhluk | 21. Sikap Terhadap Orang Islam Bertauhid yang Wafat
  • Bahjah Qulubil Abrar #9: Hadits ke-6 dan 7 | Sifat Seorang Muslim dan Munafik
  • Mandzumah Haiyyah#3: Penjelasan Masalah Hidayah dan Perintah Menjauhi Bid'ah
  • Syarah Fadhlul Islam#28: Wasiat Kalimat Tauhid [Tafsir Surat Al-Baqarah ayat 132]
  • Ahaditsul Akhlak #17: Berkasih Sayang dengan Keluarga [Bagian-4]
  • Al-Wajiz | Kitab Al-Buyu' (Jual Beli) | Bab Riba #3
  • Jika Bisa Dipermudah maka Jangan Dipersulit
  • Hadzihi Aqidatuna#7 | Beriman Adanya Syafa'at

Halaman 5 dari 324

  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
  • 6
  • 7
  • 8
  • 9
  • 10