Niatilah untuk Menuntut Ilmu Syar'i

Rasulullah ﷺ bersabda, “Barangsiapa yang dikehendaki kebaikan oleh Allah, maka Allah akan memahamkan dia dalam urusan agamanya.”
(HR. Bukhari no. 71 dan Muslim no. 2436)
Kajian Islam
Keutamaan Adzan dan Shaf Pertama

 Bab 1: Keutamaan Shalat

1.5 Keutamaan Adzan dan Shaf Pertama

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ : لَوْ يَعْلَمُ النَّاسُ مَا فِي النِّدَاءِ وَالصَّفِّ الْأَوَّلِ ثُمَّ لَمْ يَجِدُوا إِلَّا أَنْ يَسْتَهِمُوا لَاسْتَهَمُوا عَلَيْهِ وَلَوْ يَعْلَمُونَ مَا فِي التَّهْجِيرِ لَاسْتَبَقُوا إِلَيْهِ وَلَوْ يَعْلَمُونَ مَا فِي الْعَتَمَةِ وَالصُّبْحِ لَأَتَوْهُمَا وَلَوْ حَبْوًا

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu bahwa Rasulullah ﷺ bersabda: “Seandainya orang-orang mengetahui rahasia (keutamaan) yang terkandung dalam adzan dan shaf pertama, kemudian mereka tidak menemukan cara selain dengan mengadakan undian untuk meraihnya niscaya mereka akan mengundinya. Andaikan mereka mengetahui rahasia yang terkandung pada tahjir (berangkat ke masjid sedini mungkin), niscaya mereka akan berlomba-lomba mengejarnya. Seandainya mereka itu mengetahui rahasia shalat Isya dan Shubuh, niscaya mereka akan menghadirinya walaupun dengan cara merangkak.”  (HR. Bukhāri 615 dan Muslim 129 )

📄 Kosakata

Kata النِّدَاءِ : Adzan
Kata الَاسْتَهَمُوا : mengadakan undian
Kata التَّهْجِيرِ : berangkat sedini mungkin
Kata الحبة : berjalan merangkak

🏷️ Penjelasan Singkat

Hadits ini menjelaskan keutamaan adzan dan anjuran meraihnya. Bahkan andaikan keutamaan itu diperebutkan dua orang atau lebih, niscaya mereka akan memperebutkannya walau dengan cara diundi. Nabi ﷺ sengaja merahasiaka pahalanya untuk memotivasi dan agar lebih menyentuh jiwa.

Undian di sini sama seperti undian yang biasa dilakukan oleh orang-orang. Pengundian ini dilakukan setelah mereka tak lagi menemukan cara lain untuk meraih keutamaan itu. Lalu apa alasannya hingga Nabi berkata seperti itu? Alasannya yaitu terkait sifat-sifat yang disyaratkan bagi seorang muadzin sebagaimana yang disebutkan oleh para ahli fiqih dan yang ditunjukkan oleh hadits. Syarat seorang muadzin itu antara lain suara yang bagus, seperti disebutkan dalam hadits Nabi: “Bangkitlah kamu (Abdullah bin Zaid), temuilah Bilal, lalu sampaikanlah apa yang kau lihat (dalam mimpimu) itu. Kemudian suruh dia mengumandangkan adzan dengannya, karena sesungguhnya dia (Bilal) lebih bagus suaranya dibandingkan suara engkau (HR. Abu Dawud [499]; al-Albani berkata: “Hasan shahih.”)

🏷️ Intisari Hadits

  1. Boleh mengadakan pengundian dalam perkara-perkara yang tidak jelas.
  2. Disyariatkan mengadakan pengundian untuk adzan jika ada dua orang yang tidak mau mengalah (masing-masing ingin mengumandangkan adzan), sementara keduanya memenuhi syarat yang wajib dipenuhi seorang muadzin. Misalnya, keduanya sama-sama dipercaya, alim, bersuara merdu, dan sama-sama toleran, tidak mengubah-ubab lafazh adzan serta tidak keliru dalam melantunkannya.

Judul asli : Shahih Fadhailil A'mal
Penulis : Musthafa Mahdi 
Penerbit : Daar Ibnu Hazm, Kairo, cet. 1, 2010M 
Penerjemah : Muhammad Ali, Lc 

•┈┈┈┈┈┈•❀❁✿❁❀•┈┈┈┈┈•

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ أَنْ أُشْرِكَ بِكَ وَأَنَا أَعْلَمُ ، وَأَسْتَغْفِرُكَ لِمَا لا أَعْلَمُ

“Ya Allah, aku meminta pada-Mu agar dilindungi dari perbuatan syirik yang kuketahui dan aku memohon ampun pada-Mu dari dosa syirik yang tidak kuketahui”.

الله التوفيق وصلى الله على نبينا محمد وعلى آله وصحبه وسلم