Bismillah
Alhamdulillah, segala puji bagi Allah Subhanahu wa Ta'ala yang telah memberikan kepada kita kesehatan, kesempatan, serta taufik untuk menghadiri majelis ilmu pada malam hari ini.
Semoga Allah Subhanahu wa Ta'ala mencurahkan rahmat, ketenangan, keberkahan, dan ampunan-Nya kepada kita semua.
Shalawat dan salam semoga senantiasa tercurah kepada Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi wa Sallam, keluarga, para sahabat, dan seluruh umat beliau yang berusaha mengikuti petunjuknya hingga hari kiamat.
Pada malam ini, kegiatan Tunas Kebaikan di Masjid Agung Madaniyah Karanganyar dikemas dalam bentuk talk show bersama Ustadz Ammi Nur Baits Hafizhahullah. Tema yang dibahas adalah “In This Ekonomi: Solusi Ketika Ekonomi Sulit”.
Tema ini sangat relevan dengan kondisi yang dirasakan sebagian masyarakat saat ini. Melalui pembahasan ini, diharapkan kita memperoleh wawasan dan pencerahan tentang bagaimana seorang muslim menyikapi keadaan ekonomi yang tidak menentu.
Bismillah
Alhamdulillahi rabbil ‘alamin. Was-shalatu was-salamu ‘ala asyrofil mursalin, nabiyyina wa maulana Muhammadin wa ‘ala alihi wa sahbihi ajma’in. Wa asyhadu alla ilaha illallah wahdahu la syarikalah, wa asyhadu anna Muhammadan ‘abduhu wa rasuluh. Shallallahu ‘alaihi wa ‘ala alihi wa sahbihi wa man tabi’ahum bi ihsanin ila yaumiddin.
Mengapa kita perlu mempelajari dan memahami alam barzakh? Sebab, kita disyariatkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam untuk melakukan ziarah kubur secara fisik. Ketika seseorang datang ke pemakaman, tujuan utamanya adalah agar ia senantiasa mengingat kehidupan akhirat.
Segala puji bagi Allah Subhanahu wa Ta'ala. Shalawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi wa Sallam—sang pembawa kabar gembira dan peringatan, yang diutus membawa cahaya yang terang benderang. Beliau telah menyampaikan risalah, menunaikan amanah, menasihati umat, dan meninggalkan kita di atas jalan yang putih bersih; jalan yang malamnya seterang siangnya, di mana tidak ada yang berpaling darinya melainkan akan binasa. Semoga shalawat dan salam senantiasa tercurah kepada beliau, keluarga, para sahabat, serta orang-orang yang berpegang teguh pada sunnahnya hingga hari kiamat.
Terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya disampaikan kepada segenap pimpinan, pengurus, para ustadz, dan para santri Pondok Pesantren Al-Madinah atas penyambutan yang hangat serta pemuliaan yang diberikan. Semoga seluruh amal kebaikan ini dicatat oleh Allah Subhanahu wa Ta'ala sebagai pemberat timbangan kebaikan di akhirat kelak.
عَنْ عُبَيْدِ اللهِ بْنِ مِحْصَنٍ الأنصاري رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «مَنْ أَصْبَحَ مِنْكُمْ آمِنًا فِي سِرْبِهِ، مُعَافًى فِي جَسَدِهِ، عِنْدَهُ قُوتُ يَوْمِهِ، فَكَأَنَّمَا حِيزَتْ لَهُ الدُّنْيَا بِحَذَافِيْرِهَا»
Dari ‘Ubaidillah bin Mihshan al-Anshariy radhiyallaahu ‘anhu, dia berkata, ‘Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam bersabda, ‘Barangsiapa yang dipagi hari dalam keadaan aman pada jiwanya, sehat pada tubuhnya, dan padanya terdapat kebutuhan pokok harinya, maka seakan-akan telah dikumpulkan baginya dunia dengan seluruh sisi-sisinya.”
Diriwayatkan oleh al-Bukhari di dalam al-Adab al-Mufrad, dan di dalam Tarikhnya, at-Tirmidzi, Ibnu Majah, al-Humaidiy di dalam Musnadnya, al-‘Uqaiiliy di dalam ad-Dhu’afaa`, Ibnu Abi ad-Dunya di dalam al-Qanaa’ah, al-Khathiib di dalam at-Taariikh, al-Baihaqiy di dalam az-Zuhdu, dan al-Qudha’iy di dalam al-Musnad.(1)
Tiga perkara; jika ketiga perkara tersebut terealisasi bagi seorang hamba, maka seakan-akan dunia telah dikumpulkan untuknya sebagaimana telah diberitakan oleh Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam.
Selengkapnya: Terkumpulnya Dunia dan Seisinya dalam Tiga Hal